Menjadi Rujukan Pasien Virus Corona, Pemkab Lampura Siapkan Ruang Isolasi

User 7 | Selasa, 17 Maret 2020 | Dibaca: 393 | Lampung Utara

Menjadi Rujukan Pasien Virus Corona, Pemkab Lampura Siapkan Ruang Isolasi

Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo didampingi Kepala Dinsa PU, Stahrizal Adhar saat meninjau Gedung Darma Wanita yang direncanakan akan dijadikan ruang isolasi bagi pasien tersuspect virus corona. Selasa (17/3/2020)

Nyokabar Lampung Utara – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.M. Ryacudu Kotabumi Kabupaten Lampung Utara (Lampura) adalah 1 dari 132 Rumah Sakit se-Indonesia yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien Virus Corona.

Plt Bupati Kabupaten Lampung Utara, Budi Utomo saat dikonfirmasi awak media di RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampura segera melengkapi ruang isolasi dan alat-alat serta fasilitas lainnya.

“ Hal ini sebagai langkah antispasi manakala nantinya terdapat masyarakat Lampura yang tersuspect virus corona (Covid-19) maka kita sudah siapkan ruang isolasi lengkap dengan fasilitasnya,” kata Plt Bupati Lampura, Budi Utomo didampingi Kepala Dinas PU, Syahrizal Adhar dan Kelapa Dinas Kesehatan, Maya Metisa. Selasa (17/3/2020).

Dikatakan Budi, Jika Rumah Sakit Ryacudu tidak mampu menangani pasien virus corona ini maka pihaknya akan segera merujuk pasien tersebut ke rumah sakit Abdoel Moeluk Bandar Lampung.

Budi menegaskan, Untuk ruang isolasi Rumah Sakit Ryacudu sudah mempersiapkan ruang VIV B yang akan dilengkapi dengan fasilitas serta alat-alat lainnya. Karena menurut Budi, untuk perawatan pasien suspect corona harus menggunakan ruangan yang bertekanan negative.

“ Mulai besok kita melakukan finishing ruangan isolasi dan sekaligus melengkapi alat-alat kelengkapan lainnya,  Dan pada prinsifnya rumah sakit Ryacudu siap, Karena ini sudah ditunjuk oleh bapak Prisden,” tegas Budi.

Selain ruang VIV B rumah sakit Ryacudu, jelas Budi, pihaknya juga tengah mempersiapkan beberapa gedung yang akan dijadikan tempat penanganan pasien tersuspect virus corona diantaranya, Gedung yang berada di Islamic Center dan gedung Darma Wanita.

Hal ini dilakukan karena dikhawatir karena rumah sakit Ryacudu ini sebagai rumah sakit rujukan dari Kabupaten Pesibar, Way Kanan, TBB dan Tulang Bawang.

“ Sementara berdasarkan data dinas kesehatan provinsi Lampung menyatakan bahwa terdapat ratusan masyarakat yang masih dalam pemantauan, oleh sebab itu kita sudah mengantisipasi dengan mempersiapkan ruang isolasi dibeberapa tempat,“ jelasnya.

Kepada masyarakat Lampung Utara, Budi menghimbau agar tidak panik dan tidak termakan isu terkait virus corona ini.

“ Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak panic dan termakan isu, Mudah – mudahan Lampung Utara terbebas dari virus corona ini, “ pungkasnya.

Laporah Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook