Mayat Membusuk Dengan Diduga Luka Tusukan Ditemukan Mengapung Di Way Gatel

User 7 | Senin, 16 Maret 2020 | Dibaca: 326 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara -  Warga Kelurahan Sindangsari Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara (Lampura) di gegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas yang membusuk dipinggiran sungai Way Gatel tepatnya di Kelurahan Kotabumi Udik Kecamatan setempat. Senin (16/3/2020).

Menurut saksi yang pertama kali menemukan mayat anonim tersebut, Maman Tobia (32) warga setempat  saat di konfirmasi sejumlah awak media di lokasi Tempat Kejadian  Perkara (TKP) mengatakan bahwa, saat itu dirinya sedang memancing di sungai gatel, tiba-tiba dirinya melihat sesosok tubuh yang mengapung dipinggiran blantaran sungai dengan posisi telungkup dengan wajah menghadap ke bawah.

Karena penasaran, dirinyapun mencoba untuk mengamati dengan seksama jasad yang telah membengkak dan di kerumuni lalat tersebut, sekitar satu jam lamanya dalam pengamatan dan di yakini bahwa yang terapung tersebut adalah jasad manusia, melihat hal itu dirinya bergegas lari ke arah pemukiman warga untuk memberi tahu ketua RT IV dan warga lainnya.

"Awalnya tadi saya kira boneka, setelah saya lihat kok ada kakinya, badannya mengapung itu juga mengeluarkan bau busuk dan di kerumuni lalat, karena di pastikan tubuh tersebut adalah jasad manusia,  akhirnya saya memberitahukan warga setempat dan ketua RT," katanya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Yusri Ketua RT IV Kelurahan Sindangsari, selain itu dirinya menegaskan bahwa, Sungai Gatel tersebut berada di wilayahnya Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, namun yang menemukan pertama kali adalah warga Kelurahan Sindangsari.

Setelah mendapat laporan dari Maman Tobia, dirinya  langsung menghubungi aparat kepolisian Polsek Kotabumi Utara dan Polres Lampura. Alhamdulillah sekitar 30 menit dari laporan tersebut aparat kepolisian  Polsek Kotabumi Utara dan Tim Forensik Polres Lampura tiba di lokasi kejadian dan langsung  mengevakuasi jasad anonim tersebut.

"Sejauh ini dirinya belum menerima laporan orang hilang dari warganya baik RT I hingga RT V, jadi untuk dugaan sementara bahwa jasad tersebut  bukanlah warganya," terang Yusri.

Sementara itu, Kaur Forensik Polres Lampura, Bripka Untung Sarwono mengatakan bahwa, jasad tersebut  di perkirakan telah mengapung selama 3 hari.

Selain itu, jasad berjenis kelamin laki-laki tersebut di perkirakan berusia sekitar 50 tahun. Ditemukan dengan kondisi membengkak dan telah mengeluarkan aroma busuk dari tubuhnya. Dari hasil pemeriksaan sementara di tubuh korban terdapat luka tusukan di bagian dada sebelah kanan, namun saat ini belum dapat di pastikan secara rinci, apakah luka tusukan tersebut berasal dari Senjata Tajam (Sajam), kayu, ataupun bambu.

"Yang jelas jasad tersebut  akan di lakukan  pemeriksaan  secara  intensif terlebih dahulu, dan rencananya  akan di semayamkan di RSUD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi, sembari menunggu apabila ada pihak keluarga korban yang akan mengambil jasad tersebut," tukasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook