Polisi Masih Selidiki Kasus Tewasnya Bocah SD Tenggelam Di Lembah Bambu Kuning

User 7 | Rabu, 22 Januari 2020 | Dibaca: 427 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Abung Selatan masih terus menyelidiki kasus tewasnya M. Afda Unur bocah Sekolah Dasar (SD) yang tenggelam di Kolam Renang Lembah Bambu Kuning (LBK) di Desa Abung Jayo Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) pada Sabtu (18/1/2020).

Kanit Reskrim Polsek Abung Selatan, Aipda Nikmat Abadi mewakili Kapolsek AKP Sukimanto mengaku, bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi yang pada saat itu berada di tempat kejadian perkara.

Adapun saksi – saksi tersebut, jelas Abadi yakni, Daliman selaku pemilik kolam renang, dua orang penjaga kolam renang, guru dan, kepala sekolah yang membawa para siswa – siswi SDN 1 Abung Jayo Kecamatan Abung Selatan berenang di LBK.

“ Namun perkara ini, keluarga korban hingga saat ini belum malaporkan secara resmi ke Polsek Abung Selatan ataupun ke Mapolres setempat,” kata Aipda Nikmat Abadi saat dikonfirmasi awak media. Rabu (22/1/2020).

Lebih lanjut, Abadi mengatakan, bahwa pihaknya melakukan penyelidikan atas tewasnya bocah yang masih duduk dikelas IV SD ini berdasarkan penemuan yang di tempat kejadian perkara.

" Kami tetap melakukan terhadap saksi-saksi yang mengetahui disekitar kolam dan saksi - saksi yang ada disekitar pada saat kejadian penemuan korban yang ada dikolam LBK," ujarnya.

Namun dirinya belum dapat meyimpulkan hasil dari pemeriksaan terhadap saksi – saksi. Hal ini dikarenakan pihaknya masih menunggu adanya laporan resmi dari pihak keluarga korban.

" Kami belum bisa menyimpulkan hasil dari pemerikasaan karena kami masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga korban, " tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Afda Unur bocah Sekolah Dasar (SD) tewas tenggelam di Kolam Renang Lembah Bambu Kuning di Desa Abung Jayo Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Sabtu. (18/1/2020) sekitar pukul 10.30 Wib.

Berdasarkan informasi yang didapat, Muhammad Afda merupakan pelajar SDN 1 Abung Jayo Kecamatan Abung Selatan yang baru duduk di kelas IV putra dari pasangan Isbini dan Siti Fadilah warga Dusun Marga Mulyo Desa Abung Jayo Kabupaten setempat meninggal dunia dalam perjalanan dari kolam Lembah Bambu Kuning ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi.

Tukiyo (45) salah satu karyawan kolam renang Lembah Bambu Kuning saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, bersama murid lainnya yakni kelas III, IV, V dan VI melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dari sekolahnya SDN I Abung Jayo berenang di kolam Renang Lembah Bambu Kuning.  

“ Dilokasi para murid hanya diperbolehkan oleh guru berenang di tempat yang tidak dalam, akan tetapi karena terlalu banyak murid yang ikut pada kegiatan berenang sehingga tidak semua terkontrol. Kami diminta oleh gurunya untuk membatu mengawasi anak muridnya,” Jelas Tukiyo.

Lebih lanjut Tukiyo menjelaskan, salah satu murid yaitu korban berenang di kolam yang dalamnya sekitar 160 cm. Saat itu diketahui oleh penjaga kolam bahwa murid tersebut tenggelam dan dilakukan pertolongan oleh salah satu guru dan diangkat ke tepian kolam.

Setelah ditepian kolam kemudian dilakukan pertolongan pertama lalu dibawa ke ke Rumah Sakit Umum Ryachudu Kotabumi namun korban meninggal dunia saat perjalanan ke Rumah Sakit.

“ Pada saat dipinggir kolam, korban masi hidup, lalu korban langsung dibawa ke rumah sakit, “ terangnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook