Operasi Tangkap Tangan KPK, Bupati Lampura Beserta Enam Orang Lainnya Tiba Di KPK Jakarta

User 7 | Senin, 07 Oktober 2019 | Dibaca: 565 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Lembaga Anti Rusuah (KPK) terhadap Bupati Lampung Utara (Lampura), H. Agung Ilmu Mangkunegara dan enam orang lainya diantaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Kepala Bappeda, pejabat setingkat seksi serta satu orang perantara.

Dilansir detik.com, Operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK terdapat uang yang diduga suap proyek pada dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten setempat sebesar Rp 600 juta yang sudah diamankan KPK.

"Total uang yang diamankan sekitar Rp 600 juta," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (7/10/2019).

Saat ini Agung dan pihak lainnya yang diamankan KPK masih berstatus sebagai terperiksa. Ada waktu 1x24 jam bagi KPK sebelum menentukan status hukum mereka.

Agung juga langsung mundur dari Partai NasDem usai dirinya terjaring OTT KPK. Pengunduran diri tersebut disampaikan keluarga Agung ke NasDem.

Diberitakan sebelumnya, Beredar informasi Bupati Kabupaten Lampung Utara (Lampura), H. Agung Ilmu Mangkunegara terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Minggu (6/9/2019).

Mendengar informasi tersebut, ratusan masyarakat Kotabumi berbondong-bondong datang ke rumah dinas Bupati yang terletak di jalan Jenderal Sudirman untuk memastikan kabar tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat empat orang yang terjaring OTT, salah satunya yakni orang nomor satu di Lampung Utara.

“ Ada empat orang yang dibawa, salah satunya Bupati Agung, Namun tiga dari empat orang yang terjaring KPK tersebut belum jelas siapa,” ujar salah salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan dilokasi di halaman rumah dinas terdapat 1 unit mobil Pajero warna putih nopol BE 1262 BD dipasang segel bertuliskan “ Dalam Pengawasan KPK “. Selain itu juga, KPK juga telah menyegel ruang kerja Bupati Agung di kantor Pemkab Lampura.

Sementara itu Kasat Pol. PP Lampung Utara, Firmansyah saat dikonfirmasi awak media di halaman rumah dinas Bupati, mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui perihal operasi tangkap tangan tersebut.

“ Saya ga tau, Saya baru aja tiba disini,” ujarnya singkat.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook