Anton Sudarmono Anggota Legislatif PAN Terancam Di PAW

User 7 | Senin, 19 Agustus 2019 | Dibaca: 437 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Anton Sudarmono anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang namanya selalu dicatut dalam dugaan penggunaan ijazah palsu disaat mengikuti kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 “ Bungkam “ saat awak media menanyakan prihal ijazah Sarjana Ekonomi yang disandangnya tersebut.

Diketahui dugaan ijazah palsu milik Anton Sudarmono anggota dewan daerah pemilihan III Kabupaten Lampung Utara saat ini tengah tangani oleh Polda Lampung. Bahkan belum lama ini Polda Lampung menggelar perkara dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut.

Sebelumnya, awak media menanyakan hal yang sama kepada Ketua DPD PAN Kabupaten Lampung Utara, Darwin Hipni usai menghadiri prosesi pelantikan di gedung DPRD kabupaten setempat. Namun Darwin Hipni enggan menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh para kuli tinta terkait perkara kadernya yang saat ini ditangani oleh Polda Lampung.

“ Silahkan tanya sama Riswan Joni,” ujar Darwin singkat seraya meninggalkan segerombolan awak media. Senin (19/8/2019).

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPD PAN Lampung Utara, Riswan Joni mendampingi Anton Sudarmono mengatakan bahwa pihaknya membenarkan jika Anton Sudarmono perkaranya sedang di proses atas laporan dugaan menggunakan ijazah palsu.

" Ya kita kembalikan ke penasehat hukum hingga saat ini proses hukumnya masih berjalan. Kita no komentar," kata Riswan Joni.

Ketika disinggung sudah sejauh mana perkara yang menimpa kadernya ini, Riswan mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu keputusan dari partai.

" Kita juga menunggu dari partai nanti, di sesuaikan dengan prosedur dan peraturan dari Partai," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lampung Utara, Marthon mengatakan bahwa pihaknya tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan KPU.

” Kami juga baru tau, persoalan itu setelah rekap vitulasi di KPU selesai,” jelas Marthon.

Bahkan Marthon juga mengetahui, saat ini perkara ijazah palsu ini sudah ditangani oleh pihak Kepolisan.

” Jika terbukti bersalah maka akan dilakukan Pergantian Antar Waktu,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook