Sebelum Bekerja, Satgas TMMD Yang Ke – 105 Kodim 0412 Lampura Gelar Apel Pengecekan

User 7 | Senin, 22 Juli 2019 | Dibaca: 116 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke - 105 Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara (Lampura) melaksanakan apel pagi pengecekan pasukan sebelum melakukan kegiatan program TMMD di Desa Batu Nangkop Kecamatan Sungkai Tengah. Senin (22/7/2019).

Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK), Kapt. Inf. Syamsuardi selaku pemimpin apel mengaku, sebelum melaksanakan pekerjaan TMMD dirinya  memberikan arahan dan pembagian tugas kepada seluruh anggota Satgas TMMD dan warga masyarakat Desa Batu Nangkop.

“ Setiap pagi apel ini kami lakukan, tujuannya untuk memberikan arahan dan pembagian tugas kepada seluruh anggota satgas yang terlibat dalam program TMMD ini, “ terang Komandan Rayon Militer (Danramil) Sungkai Tengah ini.

Lebih jauh Syamsuardi menjelaskan, Apel ini adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh anggota Satgas TMMD Desa Batu Nangkop. Disamping itu juga, lanjut dia, tujuan apel ini dilaksanakan untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh anggota satgas dan sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai informasi hal-hal yang berkaitan dengan tugas pokok Satgas TMMD.

“ Apel pagi ini akan terus kita laksanakan, Apel ini juha untuk menjaga kekompakan dan kesuksesan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sampai dengan selesainya kegiatan TMMD,” ujarnya.

Sementara itu, Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0412 Lampung Utara, Kapt. Inf. Harpian Sari, Mewakili Komandan Kodim (Dandim), Letkol. Inf. Krisna Pribudi, dalam laporannya menerangkan, bahwa TMMD yang ke 105 telah mengalami peningkatan volume terhadap sasaran fisik pekerjaan.

Diantaranya yakni, Pembukaan badan jalan sepanjang 2,2 meter dan lebar 6 meter saat ini telah mencpai 41 persen, Pembuatan box culvert ukuran 2 x 6 meter telah mencapai 36 persen, Pembuatan gorong-gorong Buis Beton 7 unit 38 persen, Rehab masjid Al-Istiqomah 44 persen.

“ Selain itu, pemasangan keramik dan pengecatan gereja GKSBS mencapai 40 persen, Pembuatan MCK dan tempat wudhu masjid Mambaul Huda 45 persen,  Pembuatan talud sepanjang 80 meter 10 persen dan Cor plat ukuran 1x6 meter telah mencapai 10 persen, “ terang Harpian.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook