Pasca Lebaran, Peminat Kartu Kuning Di Lampura Meningkat

User 7 | Rabu, 12 Juni 2019 | Dibaca: 106 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara  – Pembuatan kartu kuning di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengalami peningkatan. Sama halnya pada tahun-tahun sebelumya, membludaknya pembuatan kartu kuning ini mengalami peningkatan setelah hari raya Idul Fitri.

Peningkatan itu terjadi sejak hari Senin (10/6/2019) kemarin, dimana sejak dibukanya kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lampung Utara masyarakat yang ingin membuat kartu kuning terlihat ramai.

Kepala Disnakertrans Lampura, Khairul Anwar saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pembuatan kartu kuning meningkat sejak bulan Ramadan lalu. Namun Pasca hari raya ini peminatnya semakin meningkat, bahkan kantor Disnakertrans sejak Senin(10/6/2019) lalu dipadati muda/mudi yang ingin membuat kartu kuning untuk melamar pekerjaan.

" Dihari biasa pembuatan hanya berkisar 30 hingga 50 orang saja, saat ini dapat mencapai 200 hingga 300 orang perhari," kata Khairul. Rabu (12/6/2019).

Dijelaskan Khairul, banyaknya anak yang baru lulus sekolah membuat pembuatan Kartu Kuning meningkat secara drastis. Bahkan peningkatan mencapai 100 hingga 150 persen setiap harinya.

Tujuan pembuat kartu kuning ini sendiri kebanyakan untuk mencari pekerjaan keluar daerah.

Karena di Lampura memiliki beberapa faktor seperti, kurangnya lowongan kerja di Lampura atau terdapat sanak saudara yang sudah berhasil di luar daerah mengajak saudara lainnya yang terdapat di Lampura.

"Rata-rata mereka ke luar daerah melamar kerjanya. Ada yang memang ikut ke luarganya dan ada yang ingin mencari pengalaman di luar,"jelasnya.

Untuk ketersediaan blangko kartu kuning, Disnakertrans Lampura akan siap melayani berapapun jumlah Masyarakat yang membutuhkan kartu kuning. Dijelaskan Khairul, untuk persyaratan pembuatan Kartu Kuning peserta harus menyiapkan, Pas foto terbaru 4x6, Foto Copy (FC) Ijazah terakhir beserta daftar nilai, FC Kartu Keluarga (KK), FC Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Handphone aktif, dan stopmap menyesuaikan tingkat kelulusan pendidikan. Kemudian untuk tamatan SD/Sederajat berwarna hijau, Tamatan SMP/Sederajat berwarna kuning, Tamatan SMA/Sederajat berwarna Biru, dan Tamatan Sarjana berwarna Merah.

"Pembuatan kartu kuning ini juga tidak dapat berwakil dan harus bepakaian rapih dan sopan. Pembuatan kartu kuning ini tidak lebih dari lima menit sudah selesai, dan ini tidak dipungut biaya alias gratis," pungkasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook