Temui Ditjen PKH, Bupati Loekman Bakal Dapat Bantuan 30Milyar.

Nyokabar | Jumat, 26 April 2019 | Dibaca: 26 | Lampung Tengah

Nyokabar Gunungsugih. “Gambaran dana bantuan Rp30-50 miliar (untuk pembangunan RPH terpadu berikut sarana pendukungnya, red). Untuk lokasi nantinya direncanakan di sekitar Jalur Lingkar Barat”.

Terang Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto usai beraudiensi dengan Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Syamsul Ma’arif, Rabu (24/4/2019).

Kunjungan ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian tersebut mendapat respons yang sangat baik. Melalui audiensi, paparan sekaligus usulan program yang disampaikan Loekman akan ditindaklanjuti.

Seperti pembuatan RPH terpadu, kata Loekman, dalam satu lokasi akan ada beberapa aktivitas, yakni RPH, laboratorium, pos kesehatan hewan, dan pasar ternak. Alasan pembangunan RPH terpadu karena di Lamteng memiliki feedlot (perusahaan penggemukan sapi) dan setiap tahun tercatat ada 120 ekor sapi keluar Provinsi Lampung.

“Selama ini sapi yang keluar masih dari Lampung Tengah masih dalam keadaan hidup. Nah, di DKI Jakarta sekarang tidak ada lagi RPH dan yang masuk ke sana sudah dalam bentuk daging bukan sapi hidup,” ungkap Loekman, Kamis (25/4/2019).

Ditjen PKH Kementerian Pertanian siap untuk mendukung rencana pembangunan RPH terpadu. Namun, Pemkab Lamteng harus lebih dulu membuat e-proposal dan menyiapkan lokasi.

Jika fasilitas RPH terpadu nantinya sudah terealisasi, sambung Loekman, pihaknya akan dipertemukan dengan gubernur DKI Jakarta untuk menjalin kerjasama suplai daging sapi.

Selain RPH terpadu, budidaya ternak bebek potong menjadi pembicaraan pada pertemuan itu. Diketahui, suplai bebek pedaging untuk kebutuhan konsumsi masih sangat rendah. Seperti halnya di Jakarta baru tercukupi sekitar 40 persen.

“Satu tahun perhitungannya dibutuhkan sekitar 60 ribu ton bebek pedaging. Ini sangat potensial untuk dikembangkan,” kata Loekman.

Budidaya ternak bebek pedaging, diyakni Loekman, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik. Bagaimana mengenai pemasaran? Menurutnya, soal pemasaran bebek pedaging tidak perlu khawatir. Sebab, akan dibantu pemerintah (*)

Komentar via Facebook