Pengendara Keluhkan Kerusakan Bahu Jalan Bekri-Bangunrejo

Nyokabar | Jumat, 15 Maret 2019 | Dibaca: 239 | Lampung Tengah

Pengendara Keluhkan Kerusakan Bahu Jalan Bekri-Bangunrejo

Ilustrasi

Nyokabar.com, Lampung Tengah - Parahnya kondisi bahu jalan di samping rigid beton yang membujur dari Bekri-Bangunrejo, Lampung Tengah, dikeluhkan sejumlah pengendara yang melintas. Pasalnya, para pengendara jadi tak berani menepi saat melintasi jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung itu. Sejak  masuk ke jalan tersebut dari arah Bangunrejo menuju Wates, di kiri-kanan rigid beton sudah ditemukan bahu jalan yang hancur, amblas, retak, atau semennya mengelupas.

Jika setiap titik kerusakan dihitung, mulai dari gapura PTPN VII sebelah dalam (dari Bangunrejo) sampai gapura luar (sebelum pasar Wates) titik kerusakan bisa mencapai puluhan, bahkan mungkin ratusan.

Apriyana (34), warga Kalirejo, Lampung Tengah yang sedang melintas, mengatakan sudah sejak beberapa waktu lalu melihat kerusakan-kerusakan tersebut. Menurut dia, kerusakan semacam itu tidak terlalu berpengaruh bagi pengendara roda dua. Namun bagi roda empat sangat berbahaya.

"Kalau sepeda motor mau minggir cuma harus milih-milih, tidak terpengaruh sih. Tapi kalau mobil bisa berbahaya," kata dia.

Amad (36), pengendara Kijang Super yang melintas di jalur tersebut mengaku selalu khawatir saat simpangan dengan truk sarat muatan. Terlebih pada malam hari, truk-truk sarat muatan sering mengambil jalur agak ke tengah. Akibatnya, mobil kecil seperti yang dikendarainya harus turun ke bahu jalan.

"Mungkin truk muatan itu juga takut terlalu minggir dan kena bahu jalan yang mudah amblas. Karena truk agak ke tengah, mobil kecil harus minggir dan hanya bisa berharap tidak masuk bagian yang amblasnya dalam. Saya sering lewat, mungkin ratusan titik yang rusak," kata dia.

Sebelumnya sejumlah truk bermuatan juga mengalami kecelakaan akibat rapuhnya bahu jalan di samping rigid beton dari Wates-Bekri-Bangunrejo.

Komentar via Facebook