Bupati Lamteng Dorong Kader PDI Perjuangan Kembangkan Benih Padi

Nyokabar | Sabtu, 02 Februari 2019 | Dibaca: 289 | Lampung Tengah

Nyokabar.com, Lampung Tengah - Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto lebih mendorong kader PDI Perjuangan untuk pengembangan benih padi, daripada dinas terkait.

Hal ini diungkapkannya disela panen raya padi di Kampung Noto Harjo, Kecamatan Trimurjo, Jumat, 1 Februari 2019.

Menurut bupati, guna meningkatkan hasil produksi pertanian, petani diminta untuk tidak mengandalkan pemerintah, tetapi terus berinovasi guna peningkatan produksi padi di kampung masing-masing.

“Petani jangan hanya mengandalkan pemerintah saja untuk peningkatan hasil pertanian. Silahkan berinovasi. Saat ini kader PDI Perjuangan Lamteng mempunyai inovasi benih padi, ini yang harus dijalankan,” kata Loekman.

Bupati lalu mengenalkan sejumlah kader PDI Perjuangan Lampung yang hadir ke lokasi panen raya, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal, Sekretaris PDIP Provinsi Lampung Mingrum Gumay dan sejumlah calon anggota legislatif (Caleg) Lamteng dari partai berlambang banteng moncong putih itu.

Selain itu, bupati juga membeli benih Padi Mati Sejahterahkan Masyarakat (MSP) yang diproduksi oleh kader PDIP Lamteng, Sumarsono, senilai Rp 10 juta, ditambah Dedi Afrizal dan Mingrum Gumay Rp 15 juta.

“Benih MSP ini berhasil meningkatkan hasil produksi padi. Kalau ini berhasil, akan kita sebar ke kecamatan lainnya. Kita tetap akan menstabilkan harga gabah dan menjadikan Lamteng sebagai pemasok padi tertinggi di Provinsi Lampung,” kata Loekman.

Di lokasi, anggota Komisi II DPRD Lamteng, Sumarsono bahkan mengampanyekan partainya terkait program peningkakatan hasil pertanian. Dia mengatakan bahwa sepenuhnya benih padi MSP adalah program PDIP.

“Kalau PDIP menang, bibit ini akan kami bagikan gratis. Program MSP adalah program partai di bidang pertanian, penyejahteraan petani.Di sini (Kampung Noto Harjo) hasilnya sudah terbukti, bibit MSP mampu meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya. *

Komentar via Facebook