Nelayan di Letusan Krakatau: 1 Meninggal, 7 Masih Hilang

Nyokabar | Senin, 31 Desember 2018 | Dibaca: 330 | Lampung Selatan

Nyokabar.com, Bandar Lampung - Seorang dari 15 nelayan Sukaraja, Rajabasa, Lampung Selatan, yang mencari ikan ke kawasan Gunung Anak Krakatau, ditemukan meninggal, Minggu, 30 Desember 2018. Namun, tujuh orang lagi masih menghilang.

Hariyati, adik Hamsari, nelayan yang meninggal, mengatakan jenazah abangnya sudah dimakamkan. Suasana duka masih terasa di rumah nelayan  itu, karena dua adiknya, Sahri dan Samad belum pulang atau ditemukan.
 
Didampingi Hamida, sang ibu, Hariyati mengatakan mereka masih yakin kedua adiknya hidup. Mereka tidak memiliki perasaan apa-apa terhadap keduanya. Berbeda dengan firasat terhadap abangnya Hamsari, yang pulang meninggal.
 
Sehari sebelumnya, Sabtu 29 Desember 2019, dua nelayan track Anak Kratau juga pulang dan sempat dirawat di RS Bob Bazar Kalianda. Seorang teman mereka bernama Ahmad Hafid hidup. Terakhir, mereka tinggalkan 10 km sebelum Pulau Sebesi, setelah berenang dari Pulau Sertung.
 
15 orang nelayan Sukaraja, Rajabasa, Lampung Selatan, berangkat mencari ikan ke sekitar Gunung Anak Krakatau pada pukul 10.00 Sabtu, 22 Desember 2018. Mereka terjebak tsunami dan letusan Anak Krakatau pada pukul 20.00. Hingga Minggu, 30 Desember 2018, 8 orang sudah pulang, satu di antaranya meninggal.*

Komentar via Facebook