Antisipasi Banjir, BPBD dan Dinas Terkait Keruk Aliran Way Umban dan Drainase

User 7 | Rabu, 07 November 2018 | Dibaca: 44 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara bekerjasama dengan dinas terkait melakukan penggerukan aliran Sungai Way Umban dan aliran drinase.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya banjir yang disebabkan oleh tersumbatnya aliran sungai Way Umban dan beberapa titik aliran drainase yang ditengarai disebebkan oleh air hujan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Mery Edialis, mewakili Kepala BPBD Lampura, mengatakan bahwa hal ini dilakukan melaksanakan perintah bupati Agung Ilmu Mangkunegara, dimana dalam perintahnya memasuki musim hujan aliran Way Umban harus dilakukan penggerukan.

" Sesuai perintah Pak Bupati Lampura Hi. Agung Ilmu Mangkunegara aliran Sungai Way Umban harus di keruk. Dan titik lokasi Drainase yang sering menyebabkan bajir harus di keruk. Untuk itu kita bersama Dinas PUPR dan Disperkim melakukan pengeruka Aliran Drainase," kata Mery Edialis, Rabu (7/11/2018).

Pengerukan Way Umban, lanjut Edialis, sudah dilakukan sejak Rabu(31/10) lalu. Pengerukan dilakukan mulai dari aliran Sungai Bahebot hingga perbatasan aliran Sungai Way Umban yang ada di Komi kelurahan Kotabumi Ilir.

Pengerukan di titik-titik yang dianggap rawan sudah terselesaikan. Saat ini pihaknya bersama Dinas terkait lainnya sedang melakukan pengecekan terhadap drainase yang sering tersumbat.

"Alhamdulillah kendala-kendala di lapangan saat pengerukan tidak ada. Setiap pengerukan Aliran Way Umban sedikitnya ada 10 personil BPBD yang kita turunkan,"paparnya.

Dengan dikeruknya aliran Way Umban dan Aliran Drainase tambah Edialis, diharapkan laju air saat musim hujan terjadi dapat lancar dan tidak tersumbat. Diharapkan juga kepada Masyarakat yang ada di bantaran sungai tidak bosan-bosan BPBD menghimbau agara tidak membuang sampah di aliran sungai.

Kemudian kepada Masyarakat juga dititik-titik yang sering terjadi banjir mulai dari di Kali Umban, seputaran wilayah Cimahi dan Skip agar membuang sampah pada tempatnya.

"Jangan membuang sampah di aliran drainase, jika tersumbat dan hujan besar turun maka akan banjir. Mari kita jaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya,"pungkasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook