Tolak Kelompok LGBT Di Kotabumi, PC PMII Lampura Gelar Aksi Turun Ke Jalan

User 7 | Rabu, 17 Oktober 2018 | Dibaca: 358 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lampung Utara sambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten setempat. Rabu (17/10/2018).

Kehadiran mahasiswa ini tidak lain hanya untuk menggelar aksi damai. Dimana belakangan ini, muncul 2 (dua) groub di media sosial facebook yang menamai group “Gay Payan Mas Kotabumi Lampung Utara dan group “Gay Taman Sahabat Kotabumi Lampung Utara”.  

Aksi yang dipimpin oleh ketua umum PC PMII Lampura, Yudian Patria dan koordinator lapangan, Afat Satria ini meminta agar pemerintah daerah Lampung Utara segera menindaklanjuti dan mengentaskan terkait keberadaan kelompok LGBT yang dinilai mulai merambah pemuda pemudi di Lampung Utara.

Yudian Putra mengatakan, bahwa gerakan ini dipandang perlu oleh sebab itu atas nama PMII Lampung Utara pihaknya menuntut keras agar pemerintah segera menghentikan segala kegiatan yang berbau LGBT yang ada di Kotabumi Lampung Utara.

Aksi damai ini dilakukan di tiga titik yakni halaman Pemkab Lampung Utara, Gedung DPRD Lampura, dan Tugu Payan Mas. Dimana aksi tersebut PMII Lampura memberikan 8 poin pernyataan sikap agar pemerintah mengentaskan permasalahan LGBT yang ada di Kotabumi Lampung Utara.

Adapun 8 poin pernyataan sikap yang disampaikan adalah :

1. PC PMII Lampu Utara MENOLAK segala bentuk gerakan yang mempromosikan LGBT yang akan berpengaruh pada perusakan moral generasi pemuda.

2. PC PMII Lampung Utara mendesak DPRD Kab. Lampura beserta Bupati da Wakil Bupati Lampung Utara untuk dapat menerbitkan PERDA khusus terkait LGBT .

3. PC PMII Lampung Utara meminta Bupati Lampung Utara untuk dapat menyediakan sarana regabilitasi para pelaku LGBT. 

4. Meminta kepada aparat POL PP Lampura untuk dapat melakukan kegiatan swipping di malam hari pada tempat yang di anggap rawan LGBT.

5. Meminta pada Kapolres Lampura untuk dapat menangkap pelaku yang memiliki group di facebook tersebut .

6. Meminta kepada Kaporles untuk menertibkan hiburan malam (Orgen) di Lampung Utara .

7 . Meminta kepada pihak Kominfo Lampura untuk dapat mengawasi, memperketat , dan memblokir konten LGBT yang beredar di Medsos.

8. Mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah perbuatan maksiat lainnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook