Dibutuhkan Waktu Relatif Lama, Warga Lamteng Diminta Bersabar Dalam Penerbitan Sertifikat

Admin | Selasa, 16 Oktober 2018 | Dibaca: 220 | Lampung Tengah

 Nyokabar.com, Lampung Tengah - Proses dalam penerbitan sertifikat tanah membutuhkan waktu yang cukup lama,  maka masyarakat diharapkan bersabar, karena setidaknya memakan waktu 10 bulan, untuk menerbitkan sebuah sertifikat. Camat Terbanggibesar, Supriyanto mengungkapkan hal tersebut, diruang kerjanya, Senin (15/10/2018). "Prakasa pembuatan sertifikat.

Camat Terbanggibesar, Supriyanto mengungkapkan hal tersebut, diruang kerjanya, Senin (15/10/2018). "Prakasa pembuatan sertifikat swadaya, dalam prosesnya dibantu Bupati Lamteng, agar tidak ada kendala dalam membuatnya ujarnya," ujarnya,
 
Dalam proses penerbitannya, imbuh Camat Supriyanto, memang membutuhkan waktu yang cukup lama, karena semuanya melalui tahapan dan aturan sesuai prosedur, sehingga dapat diterbitkan sesuai hak milik, dan tidak terjadi kesalahan.
 
Sementara Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, sebelum menyerahkan sertifikat kepada warga pemohon di Kelurahan Bandarjaya Barat mengatakan, pemerintah daerah membantu dalam proses penerbitan, agar dapat berjalan lancar dan benar.
 
"Kita disini membantu, agar pengurusan sertifikat berjalan dengan benar, tanpa adanya proses yang berliku dan salah. Selain itu, dengan telah memiliki bukti kepemilikan berupa sertifikat, warga sudah tidak lagi bingung akan kepemilikan tanah syah secara hukum," ujarnya.
 
Loekman menjelaskan, membuat sertifikat swadaya murni, memang memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 10 bulan. Jumlah sertifikat yang diserahkan kepada warga sebanyak 100 eksemplar.
 
"Dalam penerbitan sertifikat memakan waktu cukup lama, karena pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) perlu kehati-hatian, agar dalam penerbitannya tidak terjadi kesalahan," jelas bupati.*

 

Komentar via Facebook