Lapas Gunungsugih Dipercaya Pemkab Lamteng Pendukung Responsif Gender

Admin | Selasa, 09 Oktober 2018 | Dibaca: 178 | Lampung Tengah

Nyokabar.com, Lampung Tengah - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng), diberikan kepercayaan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng, sebagai satu institusi pendukung responsif pengarustamaan gender.

Dikatakan Kepala Lapas Gunungsugih, Syarpani, dalam upaya mewujudkan pembangunan yang responsif gender di Propinsi Lampung, akan dilakukan evaluasi pelaksanaan pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA), melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018.

Yang penilaiannya dilakukan oleh Kementerian PP-PA RI., dengan memberikan penghargaan kepada gubernur, bupati dan walikota yang berkomitmen terhadap pembangunan PP-PA di berbagai sektor.

Penetapan Lapas Gunungsugih, sebagai lokasi penilaian tim Kementrian PP-PA RI. diketahui dalam rapat pemantauan dan evaluasi pengarustamaan gender, yang berlangsung di Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Bupati (Wabup) Lamteng, Senin (8/10/2018).

Rapat yang dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Lamteng, Ny. Eliya Lusiana, beberapa kepala dinas terkait dan beberapa pimpinan perusahaan besar di Lamteng, dalam rangka membahas persiapan peninjauan lapangan, dari tim Verifikasi Pusat Kementerian PP-PA RI.

Atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, Kalapas Syarpani menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Lamteng, atas kegiatan tersebut.

“Saya ucapakan terima kasih kepada bapak Bupati, atas apresiasinya menetapkan Lapas Gunungsugih sebagai Satker pendukung layanan Responsif Gender,” ujarnya.

Lebih lanjut Syarpani menambahkan, beberapa fasilitas yang telah ada di dalam Lapas telah tersedia, yang siap mensukseskan dan mendukung program layanan Responsif Gender tersebut.

“Layanan yang sudah ada di Lapas antara lain Playland, ruang Laktasi, layanan prioritas khusus bagi pengunjung lanjut usia, Disabilitas, anak dan ibu menyusui. Selain itu, kerajinan sulam kain tapis, unit salon rambut dan budidaya ternak,” jelas Syarpani.

Masih kata Kalapas, untuk menambah referensi wisata keilmuan para Napi, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan ruang perpustakaan, dan blok khusus bagi para Napi yang telah lanjut usia (Lansia), dan segera akan di resmikan dalam waktu beberapa bulan kedepan.

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Lamteng, Ny. Eliya Lusiana Lukman menyampaikan kekagumannya, atas kepedulian pihak Lapas Gunungsugih, dalam mendukung program Pengarustamaan Gender.

“Luar biasa pak Kalapas Syarpani, telah meningkatkan citra Lapas yang ramah gender, kami masyarakat Lampung Tengah akan selalu mendukung, apa yang menjadi program Lapas. Mari pak kita buat Lampung Tengah menjadi Kabupaten layak gender,” ajaknya.*

Komentar via Facebook