PAUD Sebagai Ajang Pengembangan Kreatifitas Anak

Admin | Rabu, 15 Agustus 2018 | Dibaca: 74 | Lampung Tengah

Nyokabar.com, Lamping Tengah - Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), adalah sebagai sarana pengembangan kreatifitas bagi anak usia dini. Namun pendidikan awal bagi anak-anak, yaitu lingkungan sekitar rumah, dan guru pertama bagi mereka adalah kedua orang tuanya.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan Gebyar PAUD, dapat menxiptakan peserta pendidik atau guru, dan peserta didik PAUD yang berprestasi di tingkat Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Bunda PAUD Lamteng, Elya Lusiana Loekman, Selasa (14/8/2018).

Harapan ini disampaikannya, pada acara Pencanagan Gerakan 19-21, yang berlangsung Kecamatan Seputih Surabaya. Gerakan 19-21 ini adalah program motivasi, bagi para orang tua yang memiliki anak usia sekolah, agar menaruh dan mematikan peralatan komunikasi dan televisi selama tiga jam, yang dimulai pada pukul 19.00 wib sampai pukul 21.00 wib.

Seluruh aktifitas hiburan dihentikan selama tiga jam, agar diganti dengan kesibukan yang lebih bermanfaat, seperti mendampingi dan membimbing anak-anaknya belajar. Aksi tersebut harus menjadi kebiasaan setiap hari, agar para orang tua lebih fokus memperhatikan putra putrinya, karena dengan begitu, anak akan merasa diperhatikan.

“Keberadaan orang tua sangat penting, terutama dalam hal mendidik anak-anaknya, sehingga dapat melahirkan generasi yang berprestasi. Pendidikan di sekolah waktunya sangat terbatas, hanya beberapa jam saja,” jelas Elya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Lamteng, Loekman Doyosoemarto menjelaskan, kegiatan Gebyar PAUD ini memiliki makna yang penting dan strategis, yakni sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan seluruh aspek pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, melalui rangsangan bermain yang menyenangkan bagi anak, memperkaya ragam permainan bagi anak usia dini.

“Maksut dari gerakan ini adalah untuk membiasakan masyarakat, khususnya anak-anak untuk membaca dari pada menonton acara televisi, atau kegiatan lain yang tidak bermanfaat,” ujar Wabup.*

Komentar via Facebook