Polres Lampura Gelar Reka Ulang Kasus Pembunuhan Mayat Yang Ditemukan Membusuk

User 7 | Rabu, 18 Juli 2018 | Dibaca: 336 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Polres Lampung Utara (Lampura) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Suprayitno yang jenazahnya membusuk saat ditemukan oleh warga Desa Kalibalangan Kecamatan Abung Selatan Kabupaten setempat

Proses rekonstruksi itu sendiri dilakukan ditempat kejadian perkara (TKP) dimana jasad korban ditemukan yakni di perkebunan karet di Desa Kalibalanga. Rabu (18/7/2018). Pembunuhan itu sendiri dilakukan oleh dua orang tersangka yakni Edi Priyanto (27) dan Bayu Bimantoro (18), keduanya warga Dusun Jakarta Baru Desa Kalibalangan Lampura. Selama proses reka ulang, mendapat pengawalan ketat dari anggota Polres, dan menjadi tontonan warga setempat.

Dalam rekonstruksi ini dilakukan sedikitnya 27 adegan yang diperankan oleh kedua tersangka. Dimana perkara pembunuhan ini berawal dari tersangka (Edi.Red) menggunakan ponsel istrinya Desi Wulandadi, menghubungi korban untuk bertemu. Diakhir adegan, tersangka membuang senjata tajam yang dipergunakan untuk menikam leher korban.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Ajun Komisaris, Syahrial menerangkan, bahwa reka ulang ini dilakukan untuk mengetahui dengan pasti peran masing-masing tersangka, pada saat melakukan perbuatan tersebut.

" Dalam rekonstruksi ini 27 adegan yang dimainkan oleh para tersangka,"teranng Kasat dilokasi Rekonstruksi. Rabu (18/7/2018).

Diketahui sebelumnya, Berawal dari terungkapnya identitas mayat laki-laki dengan luka dileher yang ditemukan warga di kebun karet Desa Kalibalangan Kecamatan Abung Selatan Kab. Lampung Utara beberapa waktu lalu, Polres Lampung Utara berhasil mengamankan dua orang pelakunya di Kab. Tulang Bawang Lampung.

Kedua Pelaku yakni Edi Priyanto (27) dan Bayu Bimantoro (18), keduanya warga Dusun Jakarta Baru Desa Kalibalangan Kab. Lampung Utara. Kapolres AKBP Eka Mulyana, S.I.K mengatakan kedua pelaku diamankan Senin (9/7/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Berawal saat penemuan mayat yang identitasnya kami ketahui bernama Suprayitno warga Abung Selatan. Selanjutnya kami lakukan penyelidikan dan menangkap keduanya berikut sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk membunuh korban", kata Kapolres. Selasa (10/7/2018).

Menurut Kapolres, dugaan pembunuhan itu dilatarbelakangi sakit hati Edi Prayitno yang istrnya Desi Wulandari pernah dibawa kabur oleh korban. "Istri pelaku (Desi) sempat dibawa oleh Suprayitno sejak Januari hingga Juni 2018 lalu. Karena itu, Edi merasa sakit hati", jelasnya.

Pada 27 Juni lalu, lanjut Kapolres, Edi menghubungi korban melalui nomor handphone milik Desi Wulandari, dengan alasan untuk bertemu SPBU Kalibalangan. Tanpa curiga, korban menuruti ajakan tersebut. Saat tiba dilokasi, korban dijemput oleh dua orang lainnya yang merupakan suruhan Edi, dan diantarkan ke perkebunan karet Jakarta Baru Abung Selatan. Ditempat itu, ternyata Edi dan Bayu yang merupakan adik kandung Desi telah menunggu.

Dilokasi itu, Edi menusuk leher korban hingga tewas. Sedangkan peran Bayu memegang kaki korban dan mengambil dompet dan barang-barang lainnya. “Kedua tersangka sudah kita amankan di Polres Lampung Utara  berikut barang bukti yang di gunakan pelaku dan untuk kedua pelaku akan kita dijerat pasal 338 Jo 340 KUHP, dan kami juga memburu dua yang diduga pelaku lainnya,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook