Kejari Lampura Musnahkan 98 Barang Bukti, Ini Rinciannya

User 7 | Selasa, 17 Juli 2018 | Dibaca: 108 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) memusnahkan 98 barang bukti yang terdiri dari 69 perkara narkotika, 10 perkara ganja dan ekstasi serta pidana umum dan 19 perkara tindak pidana pencurian.

Pantaun dilokasi, pemusnahan barang bukti kejahatan tersebut dilakukan di halaman kantor Kajari Lampung Utara, Selasa (17/7/2018) dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri setempat, Sunarwan dan dihadiri oleh Kapolres Lampung Utara, Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, Dan Unit Intel Kodim 0412 LU, Lettu Inf. Jauhari, Ketua PN Kotabumi,, Arif Hakim Nugraha, dan Ketua PWI Lampura, Jimmy Irawan.

Sunarwan mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti yang dilakukan adalah salah satu pelaksanaan fungsi Kejaksaan selaku eksekutor berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.  

“Ini salah satu bentuk kewenangan pihak kejaksaan dalam melaksanakan kewajiban pemusanahan barang bukti yang telah mencapai tahapan putusan pengadilan. Kasus-kasus tersebut antara lain judi, pencurian dan narkoba,” kata Kajari Lampung Utara, Sunarwan. Selasa (17/7/2018).

Dijelaskan, barang bukti yang dimusnahkan antara lain, 69 perkara narkotika terdiri dari barang bukti sabu seberat 114,5322 gram, 928 gram dan 22 bungkus dan 3 paket serta setengah linting ganja, sementara pil ekstasi sebanyak 9,201 gram dan 15 butir. Ditambahkan Sunarwan, dari tindak pidana umum terdapat 10 perkara, dan pidana pencurian sebanyak 19 perkara (Curat dan Curas dan Pencurian) dengan barang bukti sedikitnya 6 bilah pisau, 1 buah badik dan 1 pucuk senjata api (Senpi) rakita.

Sunarwan mengaku, bahwa perkara yang ditangani oleh aparat penegak hukum di Kabupaten Lampung Utara menurun. Dimana lanjut dia, perkara perampasan sepeda motor (Begal) saat ini turu  drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“ Ini adalah berkat kerja sama denga semua pihak dalam uppaya untuk memberantas tindak kejahatan khususnya begal,” ujar  Sunarwan.

Ditempat yang sama, Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Lampung Utara yang telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Menurutnya ini merupakan keseriusan dan kerjasama untuk memberantas kejahatan sosial yang ada di Kabupaten Lampung Utara.

“Saya berikan apresiasi karena kerjakeras dan kerjasama kita semua, angka kejahatan di Kabupaten Lampung Utara menurun.” Kata Agung.

Selain itu, Bupati juga menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk mewujudkan harmonisasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Kapores, Dandim dan Kejari dalam menuntaskan tindak kejahatan yang sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Lampung Utara.

“Kita semua memiliki peran sentral dalam memerangi kejahatan demi mewujudkan situasi yang aman dan nyaman untuk Kabupaten yang kita cintai ini.” Pungkasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook