Simon dan Budi Winarto Pemasok Rp8,6 M Untuk Anggota DPRD Lamteng

Admin | Jumat, 06 Juli 2018 | Dibaca: 1056 | Hukum

Nyokabar.com, Lampung Tengah - Mustafa mengungkapkan pengusaha Simon Susilo dan Budi Winarto yang menyediakan Rp8,6 M. Dana tersebut diberikan kepada sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah agar menyetujui pinjaman yang diajukan Pemkab ke PT SMI.


Hal itu diakui bupati nonaktif Kabupaten Lampung Tengah itu pada sidang lanjutannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (2/7). Kedua pengusaha ditengarai sering bermain” proyek di Dinas Bina Marga Lampung Tengah.

Simon Susilo, selain kontraktor, juga pemilik Hotel Sheraton Lampung. Dia kakaknya Artalyta Suryani alias Ayin yang pernah mendekam lima tahun penjara atas penyuapan terhadap Ketua Tim Jaksa Penyelidik Kasus BLBI Urip Tri Gunawan pada tahun 2008.

Sedangkan Budi Winarto alias Awi, selain kontraktor sipil, juga direktur PT Sorento Nusantara yang memproduksi batu ballast (split) dan ready mix untuk kebutuhan swasta dan proyek pemerintah di Lampung. Awi dapat dibilang ”Raja Batu Lampung”. Dia menguasai pengadaan split 4-6 di PT KAI Divre Regional II Sesumbagsel yang stoknya ditumpuk di pinggir rel Stasiun Rejosari, Kabupaten Lampung Selatan.

Awi diduga yang ”mengamankan” aset-aset Sugiarto Wihardjo alias Alay Tripanca yang kini buron atas vonis 18 tahun penjara. Alay yang membuat mantan Bupati Lampung Timur Satono buron dan mantan Bupati Andi Ahmad dipenjara 12 tahun.

Dari kedua pengusaha tajir itu, sebagian besar dana suap yang ditabur ke beberapa anggota DPRD Lampung Tengah. Dalam persidangan, Mustafa mengaku tidak tahu perusahaan keduanya. Dia hanya tahu Simon punya Hotel Sheraton Lampung dan kapal pesiar.

”Kalo Awi pengusaha bensin,” ujar Mustafa yang didakwa Jaksa KPK menyuap Rp9,6 M kepada beberapa wakil rakyat agar menyetujui pinjaman Rp300 M untuk proyek infrastruktur ke PT Sarana Multi Infrastruktur (persero).*

Komentar via Facebook