Terkait Progres Pembangunan BJP, Pemkab Lamteng Harus Tegas

Admin | Kamis, 05 Juli 2018 | Dibaca: 97 | Lampung Tengah

Nyokabar.com, Lampung Tengah - Terkait progres pembangunan pasar modern Bandarjaya Plaza (BJP), yang hingga saat ini masih mangkrak, LSM Forum Masyarakat Lampung (FML) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng), harus berani bertindak tegas.

Dikatakan Ketua LSM FML, Bustami HR, S.Sos., MM. Pemerintah daerah harus tegas mengambil keputusan, karena sejak ditandatanganinya nota kesefahaman antara PT. Pandu Jaya Buana (PJB), sebagai pengelola pasar BJP dengan Pemkab Lamteng, sekitar bulan Maret 2018 lalu, mestinya saat ini telah ada proses pembangunan.

“Pemerintah daerah kan sudah ada tim atau dinas, yang ditunjuk untuk mengawasi dan melakukan evaluasi, kalau sampai sekarang disana (pasar BJP-red) proses pembangunan belum berjalan, ya harus tegas dong,” katanya, Rabu (4/7/2018).

Bila pelaksanaan pembangunan di pasar BJP saat ini belum terlaksana, karena alasan perencanaannya sedang dibahas ditingkat Pimpinan PT. PJB, menurut Bustami sangat tidak masuk akal. Karena semua perencanaan program, tentang apa saja yang akan dilaksanakan di pasar tersebut, seharusnya telah tertuang dalam draf MoU.

“Lucu, masak nota kesefahaman telah ditandatangani bersama, tapi perencanaan pembangunannya masih akan dibahas nanti, sangat tidak masuk akal. Kalau memang begitu kejadiannya, berarti Pemkab Lamteng telah ditipu oleh PT. PJB dong,” ulas Bustami.

Karenanya, Pemkab Lamteng diminta segera melakukan evaluasi terhadap PT. PJB, selaku pengembang dan pengelola pasar BJP. Menurut Bustami, mestinya dalam waktu tiga bulan sudah ada progres pembangunan yang tercapai.*

Komentar via Facebook