Tujuh Warga Lampung Tengah Tewas Kecelakaan di Banyuasin

Admin | Rabu, 04 Juli 2018 | Dibaca: 550 | Lampung Tengah

Nyokabar.com, Lampung Tengah - Setidaknya tujuh warga Tanjung Harapan,  Seputih Banyak, Lampung Tengah, meninggal dalam kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Timur KM 67, Kampung Sribumi, Betung, Banyuasin, pada pukul 04.45 WIB, Selasa Subuh, 3 Juli 2018. 

Tujuh warga Seputih Banyak yang meninggal terdiri dari Theo Sullivan, sopir berusia 32 tahun; Kevin Rian, 21 tahun; Navaro Ade Costa, 32 tahun; Fitri Yani, 30 tahun, isteri Ade Costa; Karima, 4 tahun, putri Ade Costa; Idova Sukma Dani, 34 tahun,; dan Farid, 1,5 tahun.

Sedang warga Tanjung harapan, Seputih Banyak, yang luka terdiri dari Hani Yuliyani, 28 tahun, isteri sopir Theo Sullivan;  Huwais Alkorni, 3 tahun; M. Fadli Alfarouq, 8 tahun. 
 
Pada subuh itu, jalan Lintas Timur Palembang – Jambi itu sudah padat dengan kendaraan. Inova BE 2564 YD mengarah dari Jambi ke Palembang dengan tujuan Seputih Banyak, Lampung Tengah. Di tikungan KM 67, polisi menduga sopirnya mengantuk, masuk ke jalur sebelah kanan arah Palembang. Pada saat bersamaan dari Palembang melaju bus SAN BM 7524 JU, yang dikemudikan Gasper.
 
Kecelakaan pun tidak bisa dihindari. Inova diseret bus, menabrak Carry BH 8158 MJ, yang dikemudikan Muhammad Iron, yang datang dari arah Jambi menuju Palembang.
 
Hingga pukul 18.00 Selasa malam, pihak keluarga di Tanjung Harapan masih menunggu pengiriman jenazah dari Sumatera Selatan. Theo Sullivan dikenal sebagai ustad di daerahnya. Almarhum mengajar di Pondok Pesantren Al-Amin, belakang Koramil Seputih Banyak.*

Komentar via Facebook