Bulog Lampung Pastikan Stok Beras Lebaran Aman

Admin | Jumat, 08 Juni 2018 | Dibaca: 192 | Bandar Lampung

Nyokabar.com, Bandar Lampung - Menghadapi hari raya idul fitri 1439 H, Perum BULOG Divre Lampung menyatakan stok pangan khusunya beras untuk Provinsi Lampung dalam posisi aman.

“Stok yang tersedia di Gudang Perum BULOG mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penyaluran sampai dengan 15 Bulan kedepan” ujar Kasi Sekretariat Umum dan Humas Bulog Divre Lampung Rafki Ismael, saat ditemui di acara buka bersama awak media, yang berlangsung di Hotel Batiqa, Kamis (7/6).

Rafki menambahkan, sampai dengan saat ini, Perum BULOG Divre Lampung masih terus melakukan penyerapan (pembelian) Gabah/Beras hasil produksi petani dan pengolahan oleh mitra-mitra penggilingan padi yang ada di Provinsi Lampung.

Pada Tahun 2018 ini Perum BULOG Divre Lampung ditargetkan untuk dapat menyerap sebesar 115000 ton (setara Beras), rata-rata serapan dan pemasukan Beras ke Gudang Perum BULOG dalam sehari mencapai 1.000 ton/hari.

Hingga kemarin (6 Juni 2018), Total serapan Beras yang diserap oleh Perum BULOG Divre Lampung sudah mencapai 58.400 Ton (berkisar 50.78 dari target) Dengan melihat rata-rata pemasukan per-hari, ditambah dengan pada beberapa daerah masih akan terdapat panen. Perum BULOG Divre Lampung optimis akan mencapai target yang ditetapkan.

Selain tu, dalam rangka stabilisasi harga pangan lainnya Perum BULOG Divre Lampung bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, Pemerintah Kota dan Kabupaten untuk melaksanakan kegiatan Pasar Murah Ramadhan

Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan juga menjamin keterjangkauan harga bagi masyarakat khususnya Beberapa produk yang dijajakan dalam pasar murah merupakan komoditi komersial milik Perum BULOG diantaranya, Gula Manis Kita, Minyak Goreng Kita, Terigu Kita, Beras Kita dan Telur.

Untuk Komoditi Beras Medium sendiri pada bulan Mel ini turut memberikan andil sehingga Provinsi Lampung mengalami deflasi sebesar – 009 % ( beras – 015 % ) , hal ini sesuai dengan pantauan ketersediaan beras medium dipasaran sehingga tidak terjadi gejolak kenaikan harga di pasar- pasar.

“Pantauan terakhir harga beras medium dipasaran berkisar antara Rp8.800- Rp 9:300 (masih dibawah HET Permendag). Kami akan terus melakukan upaya untuk menjaga ketersedioan dan stabilisasi pangan pokok khususnya Beras”tutupnya.*

Komentar via Facebook