Plt. Bupati Lampura Diduga Menipu Novita Sari Pemilik Rental Mobil

Admin | Selasa, 29 Mei 2018 | Dibaca: 719 | Lampung Utara

Nyokabar.com, Kotabumi - Plt.Bupati Kabupaten Lampung Utara, Sri Widodo diduga telah menipu Novita Sari (39) Pemilik Rental Mobil, Warga Jln.Inpres Kelurahan Kelapa Tujuh Kecamatan Kota Bumi Selatan Kab.Setempat, terkait tidak ada Kejelasan Pembayaran Hutang  Rental Mobil.

Hal ini diketahui saat kami mendapat Informasi dari salah satu kerabat Vita yang enggan namanya diPublikasikan, Saat kami menghubungi Vita melalui Ponselnya mengatakan bahwa, kejadian tersebut telah berlangsung Kurang lebih Satu tahun yang lalu, dimana pada saat itu beliau (Plt.Bupati-red) masih menjabat sebagai Wakil Bupati. Kab.Lampura.

“Pada saat itu datang seorang Pria yang mengaku bernama Yusmanto, dan mengatakan kalau dirinya adalah adik Wakil Bupati. Sri Widodo, dengan maksud hendak merental mobil untuk keperluan Pak.Wid”, Ungkap Vita.

Diterangkannya bahwa, Mobil Jenis Toyota Avanza Warna Merah yang di rental tersebut telah di Branding Foto beliau (Sri Widodo-red) beberapa hari setelah di rental, bahkan diketahui mobil tersebut telah berpindah tangan pada orang lain, (direntalkan kembali pada orang lain), namun setelah berjalan kurang lebih Satu tahun, mobil tersebut tidak ada kejelasan dari Yusmanto yang kala itu merentalnya.

“Karena tidak ada kejelasan dari Yusmanto, bahkan Ponselnya sudah tidak dapat di hubungi lagi, saya berinisiatip menghubungi Pak.Wid melalui Ponselnya, guna menanyakan hal ini”, Jelas Vita.

Dalam pembicaraan di ponsel dengan Pak.Wid, beliau meminta saya datang ke Rumah Dinas beliau kala itu, dan beliau mengembalikan mobil tersebut, namun untuk biaya rental selama kurang lebih Satu tahun tersebut, sebesar Rp.50 Juta, beliau minta bersabar dan berjanji akan membayarkannya pada pertengahan bulan Mei ini.

“Beliau mengatakan akan membayar sewa rental tersebut, pertengahan bulan Mei ini, bahkan beliau mengatakan bertanggung jawab dalam hal ini”, Ujar Vita.

Namun sampai saat ini, janji tersebut ada kejelasan, bahkan saat di hubungi Ponselnya sudah tidak dapat dihubungi lagi.

Saat kami tanyakan, mengapa tidak menempuh jalur Hukum dalam hal ini, dikatakannya “Saya masih berharap ada niat baik Pak.Wid untuk menyelesaikannya secara Kekeluargaan”, Harapnya.

Dalam Permasalahan hal ini, Vita tidak pernah menyangka akan terjadi seperti ini, dirinya masih berharap kepada Plt.Bupati, Sri Widodo ada niat baik untuk dapat menyelesaikannya, tanpa harus menempuh Jalur Hukum..*

Komentar via Facebook