Sentra Gakumdu Panwaslu Lampura, Gerebek Gudang Milik H. Ruslan, Ini Isinya

User 7 | Jumat, 25 Mei 2018 | Dibaca: 1793 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara - Menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, para pasangan calon (paslon) terus berupaya untuk meraih simpati warga. Bahkan, cara-cara yang mencederai pesta demokrasi pun dilakukan untuk mendapatkan dukungan pada Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

Jumat (25/5/2018) Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Panwaslu Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menerima laporan dari masyarakat Kecamatan Bukitkemuning yang menyatakan adanya dugaan untuk menciderai pesta demokrasi.

“ Kita mendapat informasi dari masyarakat, namun kita belum mengetahui pertemuan apa yg sedang dilakukan, namun ketika ditanya acara tersebut acara Konsolidasi Partai Golkar. ” kata Ketua Panwaslu Lampung Utara, Zainal Bachtiar saat dikonfirmasi melalui telphonnya. Jumat (25/5/2018) sekitar pukul 22.25 Wib.

Dikatakan Zainal, pihaknya dalam hal ini Panwascam Bukitkemuning dan PPL sudah menunggu di salah satu gudang milik politisi Partai Golkar yakni, H. Ruslan, namun pada saat itu komisioner Panwascam dan PPL tidak memasuki gudang tersebut hanya melihat beberapa kendaraan roda empat yang keluar masuk gudang milik H. Ruslan.

Setelah mendapatkan informasi, Sentra Gakumdu langsung mendatangi gudang milik H. Ruslan yang berada di Kecamatan Bukitkemuning. Pada saat Sentra dilakukan penggerebekan digudang milik H. Ruslan, pihaknya berhasil menemukan puluhan karung yang berisikan sarung dan jilbab serta alat peraga salah satu paslon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 (Arinal – Nunik)

“ Lumayan banyak didalam gudang itu, isinya sarung, jilbab dan stiker Arinal Nunik, ” ujar Zainal.

Saat ditanya apakah H. Ruslan merupakan salah satu tim sukses atau tim pemenangan Paslon nomor urut 3 Arinal-Nunik, Zainal mengatakan bahwa pihaknya akan mendalami temuan ini apakah H. Ruslan masuk dalam tim sukses.

“ Temuan ini akan segera kita dalami, karena sarungnya belum dibagi ke masyarakat,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook