Ini Jadwal Pelunasan Ongkos Haji Tahap 2 Calhaj Lampura

Admin | Selasa, 22 Mei 2018 | Dibaca: 318 | Lampung Utara

Nyokabar.com, Kotabumi - Sebanyak 22 calon jamaah haji asal Lampung Utara belum melunasi Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji 2018 pada tahap pertama.

Namun, mereka masih bisa melunasi pada tahap kedua dengan tenggat waktu 25 Mei, Jumat ini. Kasi Haji dan Perjalanan Umrah Kementerian Agama Lampura Herman Ali menjelaskan, kuota calhaj Lampura untuk pemberangkatan haji tahun ini sebanyak 459 orang.

Dari jumlah tersebut, 437 orang di antaranya telah melunasi BPIH alias ongkos haji pada tahap pertama.

Sementara 22 orang lainnya belum melunasi BPIH. "Alasannya antara lain karena sakit dan gagal pada sistem," kata Herman, Senin (21/5/2018).

Ia memastikan 437 calhaj yang telah melunasi BPIH pada tahap pertama akan berangkat haji. Adapun 22 calhaj lainnya bisa melunasi ongkos haji pada tahap kedua mulai 16 Mei lalu sampai 25 Mei, Jumat ini.

"Besaran BPIH Rp 35 juta per orang. Ini bisa naik atau turun, tergantung dari Mekkah dan Madinah," ujar Herman.

Pada pelunasan BPIH tahap kedua, Herman menjelaskan, sasarannya juga untuk calhaj yang mengalami kegagalan sistem saat percobaan pelunasan pada tahap pertama.

"Di Lampura, ada calhaj yang mutasi ke luar daerah sebanyak tiga orang. Ada juga calhaj yang mutasi ke dalam (Lampura) sebanyak dua orang," kata Herman.

Bagi para calhaj yang telah resmi melunasi BPIH, maka wajib membawa persyaratan ke kantor Kemenag. Mulai dari kartu tanda penduduk, bukti pelunasan BPIH, buku tabungan, hingga Lembar Istito'ah dari dinas kesehatan.

Jaga Terus Kesehatan

Para calhaj asal Lampura yang akan berangkat haji pada tahun 2018 ini diimbau terus menjaga kesehatan.

Seandainya mengalami sakit, diharap segera berkonsultasi ke dokter agar dilakukan penanganan lebih awal. Dengan begitu, kondisi tubuh benar- benar fit saat pemberangkatan nanti.

"Para calhaj akan melakukan perjalanan jauh dan cukup lama. Untuk itu, kondisi fisik harus disiapkan," kata Kasi Haji dan Perjalanan Umrah Kemenag Lampura Herman Ali.

Para calhaj juga diminta membawa stok obat-obatan khususnya untuk di Mekkah dan Madinah nanti.

"Makan makanan bergizi dan penambah energi. Karena, saat di Mekkah atau Madinah nanti, daya tahan tubuh tidak seperti saat di Indonesia," ujar Herman.*

Komentar via Facebook