Kecam Aksi Pengeboman Di Surabaya, PC PMII Lampura Siap Menjadi Pelopor Gerakan Lawan Teroris

User 7 | Senin, 14 Mei 2018 | Dibaca: 107 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Aksi pengeboman gereja di Surabaya yang dilakukan oleh sekelompok teroris, Minggu (13/5/2018) Kemarin mendapat kecaman keras dari kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lampung Utara.

Aris Tama, Ketua PC PMII Lampung Utara, dengan tegas meminta kepada aparat keamanan, TNI dan Polri untuk segera mengusut tuntas serta menindak tegas para pelaku pengeboman yang tidak berprikamusiaan.

Menurut Aris, aksi keji yang dilakukan oleh sekelompok teroris itu sudah diluar kewajaran dan menganggap manusia tidak memiliki nilai-nilai kemanusian.

" Kami mengecam aksi teroris , dan kami berharap kepada Polri dapat segeras mengusut pelaku pengeboman di tiga gereja di Surabaya yang menewaskan belasan warga," ujar Aris Tama, Senin (14/5/2018).

Belum lagi lanjut Aris, aksi pengeboman susulan yang terjadi di Mapolresta Surabaya yang terjadi pada Senin pagi (14/5/2018). Oleh sebab itu dirinya menghimbau kepada seluruh mahasiswa se-Lampung Utara agar ikut serta mengawasi kondisi sosial di masyarakat agar tidak ada lagi kejadian teror.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa salah satu dari empat terduga teroris yang ditembak mati oleh Tim Densus 88 adalah seorang warga Lampung Utara yang berdomisili di Dusun Cintasari Desa Kalicinta Kecamtan Kotabumi Utara.

“ Apalgi ada sumber berita yang mengatakan aparat di Lampung diminta lebih waspada, karena salah satu terduga teroris yang ditembak mati berasal dari Kotabumi Lampung Utara yakni, Haji Saputra, “ kata Aris

Jika benar, lanjut Aris, Kabupaten Lampura menjadi zona pertumbuhan teroris, maka seluruh elemen harus berate untuk menciptakan Lampung Utara yang aman, kondusif, damai dan tentaram karena negara yang damai harus ada koordinasi yang baik antara kemanan dengan masyarakat sekitar.

" Sekali lagi kami mengecam keras peristiwa pengeboman yang terjadi di Surabaya, apa pun motif dan alasannya, siapa pun pelakunya, itu tidak dibenarkan dalam Agama apapun," tegas Aris.

Atas peristiwa tersebut, pihakanya siap menjadi pelopor gerakan melawan terorisme di Lampung Utara. Sebagai kader PMII harus membantu menyebarkan ajaran ahlusunah waljamaah atau Islam rahmatan lil alamin di kampus-kampus yang tujuannya untuk membentengi dari ajaran radikal yang berpotensi menimbulkan tindakan terorisme.

" Tidak hanya dikalangan mahasiswa, ditingkat pelajarpun harus ada pembentengan agar tidak termakan faham radikalisme. Oleh karena itu, kami siap menjadi pelopor gerakan anti radikalisme,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook