Haji Saputra Pergi Ke Jakarta Tahun 2015, Pernah Pulang Membawa Buku Ajaran Jihad

User 7 | Minggu, 13 Mei 2018 | Dibaca: 4322 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Jajaran Polsek Kotabumi Utara didampingi unit Kementerian Negara (Kamenag) dan Bhabin Desa Kalicinta mendatangi kediaman kedua orang tua Haji Saputra terduga teroris yang ditembak mati saat dilakukan penangkapan oleh tim Densus 88 Mabes Polri.

Kapolsek Kotabumi Utara, IPTU Aris Satrio mengatakan, bahwa Haji Saputra pergi ke Jakarta sejak tahun 2015 yang silam. Selama kurang lebih 3 tahun merantau, Haji Saputra pulang ke kampung halamannya hanya sebanyak 3 kali.

“Pertama pada Hari Raya Idul Fitri th 2016, kemudian Hari Raya Idul Fitri th 2017 Haji pulang membawa buku ajaran jihad, dan terakhir menjenguk orang tuanya sakit pada bulan Februari 2018 tengok selama 6 hari,” jelas Aris

Lebih lanjut Aris menjelaskan, Haji Saputra merupakan anak ke-9 dari 11 bersaudara, orang tuanya yakni, Anwar (63) warga dusun 7 Cinta sari Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara.

“ Aris ini anak yang kesembilan dari 11 saudara, “ ujar Aris.

Berikut daftar nama 11 saudara Haji Saputra :

1. Lilis (Meninggal Dunia)

2. Asiah (Meninggal Dunia)

3. Ngatemu

4. Muji

5. Santo

6. Eko Santoso

7. Joko Piyono

8. Dewi Munawir

9. Haji Saputra (Terduga Teroris)

10. Santi Fitriani dan

11. Feri Irawan

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook