Usai Resmikan Kantor Seaport, Kapolda Lampung Pimpin Pemusnahan Narkotika

Admin | Jumat, 11 Mei 2018 | Dibaca: 281 | Lampung Selatan

Nyokabar.com, Kalianda - Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Suntana, meresmikan kantor Seaport Interdiction Bakauheni dan sekaligus memimpin pemusnahan Narkotika Golongan 1 jenis ganja dan Sabu-Sabu di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Lamsel, Jumat, (11/05/18).

Pemusnahan tersebut berdasarkan Laporan polisi nomor : LP/A-484/V/2018/Polda Lampung/Resor Lampung Selatan, tanggal 7 Mei 2018, tentang tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menerima, menyerahkan, menjadi perantara dalam jual beli, membawa, mengirim, memiliki, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I jenis ganja.

Dalam rilisnya Irjen. Pol. Suntana menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berhasil mendapatkan 5 buah paket kardus ganja yang disimpan di dalam 5 jerigen.

“Pada hari Senin, (07/05/18) sekira pukul 18.00 WIB di Area pemeriksaan Narkoba Seaport Interdiction pelabuhan penyebrangan Bakauheni Lampung Selatan dilakukan pemeriksaan kendaraan truk ekspedisi TAM CARGO oleh anggota sat narkoba Polres Lamsel, dan ditemukan 5 Paket kardus yang didalamnya terdapat 5 buah jerigen warna putih berisi 50 paket/bungkus Narkotika Golongan I jenis ganja” ujar Suntana.

“Selanjunya dilakukan pengembangan dengan membawa paket Narkotika Golongan I jenis ganja tersebut ke Pool Ekspedisi TAM CARGO di Bambu Apus Jakarta Timur, pada hari Rabu, (09/05/18) sekira pukul 11.00 WIB dan berhasil ditangkap tersangka Helmansyah (39) saat mengambil paket Narkotika Golongan I jenis ganja sebanyak 50 Kg tersebut” tambahnya.

Selanjutnya dilakukan pengembangan lagi dengan cara menghubungi melalui Handphone dan Satnarkoba Polres Lamsel berhasil mengamankan M. Akbar Zaelani (26) dan Eriek Kurniawan (21) di depan kantor Ekspedisi TAM CARGO Jalan Bambu Apus Raya, Jakarta Timur, saat mengambil atau menerima Narkotika Golongan I jenis ganja sebanyak 20 Kg sedangkan untuk penerima Narkotika Gol I jenis ganja sebanyak 30 Kg masih dilakukan pengembangan.

Saat ini ketiga tersangka warga kota Jakarta tersebut diamankan di Mapolres Lamsel, dan akan diganjar dengan pasal 111 ayat (2), dan 114 ayat (2), dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara dan denda maksimum 13 milyar rupiah.

Selain membakar barang bukti Narkotika Golongan I jenis ganja tersebut, Kapolda Lampung juga memusnahkan Narkotika jenis Sabu-sabu sebanyak 17. 663 gram, yang disita dari Iima orang kurir dan pengedar atas nama Muchtar  yang membawa 2,99 gram Kilogram sabu, Abdul Rahman alias Aseng 4 Kilogram sabu, Satria Wirawan, 10 Kilogram sabu dan Husman Husni membawa 686 gram sabu.

Hadir dalam acara tersebut yakni Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan bersama Forkompinda, Kajari Lamsel, Sri Indarti beserta jajaran, Pangeran 5 Marga, Dan instansi terkait lainnya.

“Penanggulangan peredaran Narkotika tidak bisa dilakukan oleh polisi sendiri, namun akan Iebih optimal jika masyarakat juga terlibat, oleh karenanya Granat Lamsel saya perintahkan untuk sosialisasi bahaya Narkotika di tiap-tiap desa.” Tukas Zainudin Hasan.*

Komentar via Facebook