2.393 Koperasi di Lampung Dibubarkan

Admin | Selasa, 08 Mei 2018 | Dibaca: 130 | Ekonomi

Nyokabar.com, Bandar Lampung - Kementerian Koperasi dan UKM akan membubarkan 40.013 koperasi se-Indonesia. Dari jumlah itu, 2.393 koperasi tidak aktif berasal dari Lampung.

Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring menuturkan, koperasi yang berstatus tidak aktif adalah koperasi yang sudah lama tak punya kegiatan. Pihaknya hanya ingin data base yang ada di pusat menjadi lebih tertata rapi dengan diisi dengan koperasi yang betul-betul memiliki kegiatan. Sehingga kedepannya akan memiliki dampak serta manfaat bagi Kementerian Koperasi dan UKM.

“Kita pembenahan data base saja. Jangan sampai ada pikiran kami membubarkan tanpa alasan, karena memang banyak sekali yang kami catat koperasi tak aktif,” kata dia.

Ia menambahkan, saat ini pertumbuhan koperasi di Indonesia sangat pesat. Rata-rata dalam satu hari ada 10 koperasi baru yang tumbuh.

 

“Ini pun makin pesat, karena pendirian badan hukum sudah bisa dilakukan secara online. Kalau yang vakum itu kan memang jelas datanya, sudah tidak ada alamatnya, tak ada merk, plang, hingga pemiliknya siapa, jadi kami bersihkan,” tandasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Satria Alam mengatakan, pihaknya memang sudah mengirimkan berkas soal koperasi yang mati suri di Provinsi Lampung. Dari total 5.049 jumlah koperasi yang ada di Lampung, sebanyak 2393 yang terdata tidak aktif.

“Yang dievaluasi kementerian ada sekitar 62.000. Untuk di Lampung sendiri, ada 2.393 yang terancam dibubarkan. Datanya sudah kita kirim ke pusat, tinggal menunggu kepastian saja,” ungkap Satria.

Ditanya soal kepastian, dia mengaku hanya pasif saja menunggu kebijakan ini. Sebab hal ini menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

”Kan bukan kewenangan kita. Yang jelas, kita sudah kirimkan ke pusat datanya. Bahkan baru-baru ini sudah dirapatkan secara khusus di kementerian. Ya kita tunggu saja,” tukasnya.*

Komentar via Facebook