Polres Lampung Utara Terkesan Tutupi Kasus Kematian Yogi Andhika

User 7 | Kamis, 12 April 2018 | Dibaca: 1048 | Lampung Utara

Polres Lampung Utara Terkesan Tutupi Kasus Kematian Yogi Andhika

Ket. Foto. Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Syahrial saat diwawancarai awak media usai lakukan otopsi.

Bandar Lampung - Pihak Kepolisian Resort Polres Lampung Utara (Lampura) terkesan menutupi kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya Yogi Andhika mantan supir pribadi Bupati non aktif Agung Ilmu Mangkunegara.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara (Lampura), AKP Syahrial, saat diwawancarai awak media terkait status penyelidikan kasus kematian Yogi Andihkia dirinya enggan menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan dan terkesan menghindar.

" No komen, saya belum bisa komen, nanti di Polres Lampura aja, kamu orangkan udah banyak tau, nanti saya akan koordinasi dengan pak Kapolres," katanya usai melakukan otopsi. Kamis (12/4/2018).

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Kompol Faisal mengatakan bahwa penggalian makam Yogi Andhika adalah permintaan dari pihak Polres Lampung Utara untuk dilakukannya otopsi. 

Dijelaskannya, dilakukanya otopsi ini tujuanya untuk melihat apakah ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Dalam melakukan otopsi ini pihaknya melibatkan sedikitnya 3 doker forensik.

" Sedikitnya ada beberapa sempel yang kami ambil terutama tulang di bagian kepala," jelas Faisal kepada sejumlah awak media usai melakukan otopsi. Kamis (12/4/2018).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa dari beberapa sempel yang diambil akan di bawa ke Rumah Sakit Abdoel Moeloek Bandar Lampung untuk dilakukan pemeriksaan jaringan patologi anatomi.

" Untuk hasilnya pemeriksaan jaringannya diperkirakan 2 minggu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan identifikasi Polda Lampung dan Polrws lampumg utara membongkar makam Almathum Yogi Andhika guna dilajykannya otopsi tethadap korban penganiayaan dan pembunuhan terhadap mantan supir pribadi Bupati non aktif, Agung Ilmu Mangkunegara.

Otopsi itu sendiri di lakukan pada Kamis (12/4/2018) sekitar pukul 08.00 Wib di tempat pemakaman umum (TPU) Umbul Senin Perumahan Way Kandis Kelurahan Tanjung Senang Bandar Lampung.

Tampak hadir Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Ajun Komisaris Syahrial, Lurah Tanjung Seneng, Hery Purnomo, anggota Kepolisian Polresta Bandar Lampung, ibu korban Fitria Hartati, dan kerabat korban lainya serta kuasa hukum keluarga korban, Rudi Hermanto.

Lurah Tanjung Senang, Hery Purnomo, ketika di komfirmasi, mengatakan bahwa sehari sebelum dilakukan otopsi jasad almarhum Yogi Andhika, pihak Polres Lampung Utara sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kelurahan Tanjung Senang.

" Kemarin (Rabu.red) pihak Polres Lampura melakukan koordinasi dengan kami terkait akan dilakukannya otopsi terhadap jasad  Yogi Andhika," kata Hery Purnomo.

Dikatakanya, bahwa pihaknya dalam hal ini hanya mendampingi pihak kepolisian di mana tempat warganya dimakamkan yang diduga sebagai korban pembunuhan.

" Kami hanya membantu pihak kepolisian untuk mengidentifikasi makam warga kami yang diduga mengalami penganiayaan serta menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan tim identifikasi kepolisian di lokasi makam," ujarnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook