Kematian Yogi Andhika Menyimpan Misteri

User 7 | Rabu, 21 Maret 2018 | Dibaca: 14256 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Kematian Yogi Andhika supir Bupati Lampura, Agung Ilmu Mangkunegara menyimpan pertanyaan besar. Kematian Yogi terbilang cukup lama yakni pada tanggal 15 Juli 2017 yang silam.

Berdasarkan data yang dihimpun, diduga Yogi dituduh telah mengambil sebesar Rp.25 juta, namun dikarenakan korban merasa tidak melakukan perbuatan tersebut dan korban di ancam, korban melarikan diri.

Setelah itu Yogi berhasil ditemukan dan di iming-imingi dengan pekerjaan dan mendatangi kediaman Arnold di Bandar Lampung. Setelah korban datang menemui Arnold, Korban  di jemput oleh beberapa orang kemudian di bawa ke Kotabumi. Selama dalam perjalanan korban  dianiaya bahkan sesampai di rumah dinas Bupati Lampung Utara korban masih dianiaya.

Karena mengalami luka yang cukup serius akibat penganiayaan yang dilakukan, korban kembali di bawa ke Bandar Lampung dan ditinggalkan begitu saja di jalan Bay Pass Bandar Lampung

Riza Hamim kuasa hukum saat mendampingi Fitria Hartati (56) Ibu kandung Yogi Andhika, melaporkan kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Yogi tewas ke Mapolres Lampung Utara. Selasa (20/3/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat dikonfirmasi awak media, Kuasa Hukum keluarga korban, Riza Hamim enggan berkomentar.

“ Silakan rekan-rekan media tanyakan langsung dengan bapak Kapolres,” ujarnya singkat.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook