Danrem Gatam dan Dirjen Pertanian Lakukan Panen Perdana Lahan Cetak Sawah Baru

Nyokabar | Jumat, 16 Februari 2018 | Dibaca: 191 | Lampung Tengah

Nyokabar Lampung Tengah.  Komandan Korem 0411/Gatam Kolonel Inf Hadi Basuki dan Dirjen Kementerian Pertanian RI Dadih Permana melakukan panen perdana di Kampung Restubuana, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu 14 Februari 2018.

 

Panen perdana merupakan hasil lahan cetak sawah baru merupakan implementasi dari komitmen Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melibatkan TNI AD khususnya Direktorat Zeni TNI AD dan Zeni Kodam (Zidam)

 

Danrem Gatam Kolonel Hadi Basuki  mengatakan, panen padi perdana dengan sistem gogo ranca sebagai langkah mendukung pencapaian target luas tambah tanam di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Tengah dengan melibatkan dinas pertanian setempat dan personel TNI.

 

“Korem 043 Gatam akan terus mendukung peningkatan produksi tanaman padi baik dari segi kualitas maupun kuantitas, hal ini penting karena kebutuhan pangan terus meningkat setiap tahun,” ujarnya.

 

Luas lahan yang dibuka pada tahun 2016 adalah 476 hektar di Restubuana dan tersebar di enam kampung se-Kecamatan Rumbia.

 

Selain itu, cetak sawah bukan hanya di Lampung Tengah. Pada tahun 2018 pemerintah juga menyiapkan 1.000 hektare buka lahan, di Mesuji seluas 500 hektare, dan Tulangbawang 500 hektare.

 

Dirjen Kementerian Pertanian RI, Dadih Permana mengatakan, pihaknya ingin melihat hasil panen yang dibuka di lahan baru oleh TNI AD Gatam di Lampung Tengah  ini dengan hasil yang sangat baik.

 

“Panen perdana menghasilkan padi 4,32 ton per hektare ini sudah sangat bagus di lahan yang baru dibuka,” ujarnya.

 

Namun ke depan, kata Dadih, hasil panen akan meningkat 5-7 ton per hektare dengan didukung petugas pengawas Pertanian (PPL). Untuk itu, pihaknya juga akan meningkatkan irigasi sebagai sarana penunjangnya.

 

Dirjen Pertanian menjelaskan, nantinya para petani ini bisa mandiri dan tidak lagi tergantung pada pemerintah dengan pola tersebut.

 

“Insya Allah target pemerintah pusat menuju swasemda pangan akan tercapai. Untuk Lampung Tengah  temasuk lumbung pangan Lampung sehingga kita akan terus mendukung,” katanya.

 

Kolonel Anuf Rianto, bagian Zeniad perwakilan Mabes TNI mengatakan, program ini salah satunya kerja sama dengan pertanian untuk menunjang swasembada pangan.

 

“Lokasi sawah yang dicetak di Rumbia seluas 1.324 hektare dan tersebar di enam kampung di Kecamatan Rumbia,” jelasnya.

 

Menurut Anuf, kondisi lahan yang dibuka merupakan lahan tadah hujan dengan lokasi di dataran rendah, sehingga rentan banjir.

 

“Lahan hanya bisa ditanami ketika musim panas, sementara musim hujan tidak bisa karena banjir,” jelasnya.

 

Upaya memaksimalkan pengelolaan air dilakukan dengan membangun kanal-kanal atau tanggul penangkis yang berfungsi menampung air.

 

Selanjutnya air tersebut dimanfaatkan untuk tanam. Upaya ini dilakukan TNI AD di Restubuana dan sudah terbukti mampu meningkatkan hasil panen.(*)

Komentar via Facebook