Sebanyak 75 Gelondong dan 2,5 Kubik Kayu Sono Keling Diamankan Sat Reskrim Polres Lampura

User 7 | Senin, 22 Januari 2018 | Dibaca: 377 | Lampung Utara

Sebanyak 75 Gelondong dan 2,5 Kubik Kayu Sono Keling Diamankan Sat Reskrim Polres Lampura

Ket. Foto. Barang bukti sebanyak 75 gelondongan dan 2,5 kubik kayu jenis Sono Keling saat diamankan di Mapolres Lampung Utara.

Nyokabar Lampung Utara – Sebanyak 75 gelondongan kayu jenis Sono Keling dikawasan hutan register Desa Sukamenanti Kecamatan Tanjungraja diamankan oleh Sat Reskrim Polres Lampung Utara (Lampura).

Selain 75 gelondong kayu, Polisi juga berhasil mengamankan 2,5 kubik kayu jenis yang sama namun telah dijadikan papan dan balok berukuran panjang 1,5 meter.

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Syahrial, mewakli Kapolres AKBP Eka Mulyana mengatakan bahwa kayu tersebut diduga milik para perambah yang berhasil kabur saat polisi mendatangi lokasi.

Hingga saat ini terang Syahrial, pihaknya belum berhasil menangkap para pemilik kayu tersebut, namun polisi berhasil mengamankan lima motor yang diduga milik perambah.

" Selama 4 hari kami mengamankan kayu-kayu itu dari lokasi untuk dibawa ke Mapolres,"katanya. Senin (22/1/2018).

Dijelaskan, diamankannya kayu ilegal itu berdasarkan informasi warga setempat, yang menerangkan jika dikawasan register terdapat aktifitas perambah sejak 2017 lalu.

"Atas dasar informasi itu, kami langsung melakukan penyelidikan. Dan ternyata benar, banyak sekali kayu yang diletakkan di pinggir jalan, yang tak bertuan. Lalu kami bawa ke Mapolres. Masih banyak kayu-kayu yang sudah kami pasang garis polisi di lokasi,"terangnya.

Menurut Syahrial, pihaknya terus lakukan penyidikan dan akan meminta keterangan sejumlah saksi, diantaranya warga serta kepala desa setempat.

Ketika ditanya, apa yang akan dilakukan pihaknya terkait barang bukti yang diamankan, dengan lugas Kasat menyatakan, akan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi jaksa dan hakim, apakah dapat diperkenankan untuk dilelalng.

"Untuk barang bukti kayu, kami akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, apakah nantinya dapat dilelang atau tidak,"tukasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook