SK Pemberhentian Sri Widodo Sebagai Ketua DPD Hanura Provinsi Lampung Beredar Di Facebook

User 7 | Senin, 22 Januari 2018 | Dibaca: 580 | Lampung Utara

SK Pemberhentian Sri Widodo Sebagai Ketua DPD Hanura Provinsi Lampung Beredar Di Facebook

Ket. Foto. Surat Keputusan pemberhentian Sri Widodo sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung yang beredar di Media Sosial.

Nyokabar Lampung Utara - Kabar tidak sedap ditubuh Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kembali digulirkan. Diketahui beberapa waktu yang lalu, Ketua Partai Hanura, Oesman Sapta diberhentikan dari jabatanya. Kali ini Surat Keputusan (SK) pemberhentian ditujukan kepada Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung, dr. Hi. Sri Widodo, SP. PD. FINASIM beredar di media sosial facebook. Senin (22/1/2018).

SK pemberhentian nomor : SKEP/371/DPP-Hanura/I/2018 itu ditandatangani langsung oleh Oesman Sapta selaku ketua umum dan sekterataris jenderal Herry Lontung Siregar yang berisikan tentang pemberhentian dr. Hi. Sri Widodo, SP. PD. FINASIM sebagai Ketua DPD Partai Hanura Lampung dan pengangkatan DR. H. Andi Surya sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Hanura Lampung.

Berdasarkan isi yang tertera didalam SK itu menyebutkan, bahwa dr. Hi. Sri Widodo, SP. PD. FINASIM sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung telah melakukan tindakan pelanggaran terhadap AD/ART Partai Hanura dan Keputusan Partai.

Selain memutuskan pemberhentian Sri Widodo dan mengangkat Andi Surya sebagai Plt, didalam surat itu juga memutuskan bahwa dengan ditetapkannya SK tersebut, maka SK DPP Partai Hanura nomor : SKEP/027/DPP-Hanura/V/2017 tanggal 10 Mei 2017, tentang Reposisi Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Partai Hanura Provinsi Lampung masa bakti tahun 2015-2020 Tetap Berlaku kecuali menyangkut dr. Hi. Sri Widodo, SP. PD. FINASIM sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung.

Menanggapi hal itu, melalui akun facebook Avicenna yang dipastikan akun tersebut milik Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung Sri Widodo mengatakan bahwa dinamika politik yang terjadi di Partai Hanura adalah suatu hal yang biasa terjadi di dalam partai yang dinamis aktif bergerak tumbuh dan berkembang.

Sri Widodo menyampaikan bahwa DPD Partai Hanura Provinsi Lampung saat dalam keadaan stabil dan menjaga persatuan dan kesatuan marwah partai. Dirinya yakin, bahwa kemelut ini akan berakhir khusnul kotimah. Oleh sebeb itu dirinya mengajak semua kader, simpatisan dan pengurus Partai dari Ranting, PAC serta DPC yang telah solid kebulatan tekat serta DPD untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan kekeluargaan dan mengesampingkan Syahwat nafsu politik dan mengangkangi kebersamaan dan kekeluargaan yang berakibat pecah belah.

“ Sekali lagi saya tegaskan sebagai ketua DPD Partai Hanura Provinsi Lampung  Lampung mari kita jaga marwah partai bersama.” Kata Sri Widodo melalui akun facebooknya.

Terkait surat yang beredar tentang pemberhentian dirinya sebagai ketua, Wakil Bupati Lampung Lampung Utara ini mengaku bahwa hal itu masih menjadi polemik. Karena lanjut Widodo, surat keputusan tersebut  dikeluarkan secara sepihak.

Dijelaskan Widodo, Secara Ad/Art keputusan tertinggi partai yang dikuti lebih dari  2/3 DPD dan lebih 2/3 DPC telah menghasilkan kesepakatan yakni memberhentikan DR. Oesman Sapta Odang sebagai ketua umum dan mengangkat Marsekal. Madya. TNI. Daryatmo sebagai Ketua umum DPP Partai Hanura dan didukung oleh Jenderal Wiranto, Jenderal Subagio. HS, Jenderal Chairudin Ismail, serta 9 Dewan Kehormatan partai Hanura.

“ Saya menghimbau kepada kawan-kawan kader partai Hanura, agar tidak resah tidak gundah dan tidak perlu berpolemik. Biarlah polemik berakhir dengan baik, mari tetap bekerja untuk kebaikan partai yang memperjuangkan aspirasi Hati Nurani Rakyat dan tetap bersatu,” tutup Sri Widodo dalam akun facebooknya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Lampung Utara, Ali Darmawan, S.Sos mengatakan bahwa hal tersebut merupakan dinamika partai politik karena didalam kepemimpinan DPP Partai Hanura terdapat dua kubu.

“ Di pihak Oesman Sapta menyatakan bahwa jabatan ketua PDP Partai Hanura Provinsi Lampung di Plt kan, dan itu adalah hal yang wajar dan lumrah di dalam dinamika politik,” ujar Ali Darmawan saat dihubungi melalui telephon selulernya. Senin (22/1/2018).

Akan tetapi lanjut Ali Darmawan, khusunya di Lampung seluruh DPC yang berada di 15 kabupaten/kota kompak dan solid menyatakan bahwa DPC berpegang teguh dengan hasil dari Munaslub yang digelar di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

“ Sesuai dengan Ad/Art dari 401 dari 503 jumlah DPD dinyatakan sah dan kuorum, dan hasil dari Munaslub itu memberhentikan Oesman Sapta Odang sebagai ketua umum dan mengangkat Marsekal. Madya. TNI. Daryatmo sebagai Ketua umum DPP Partai Hanura,” jelas Ali Darmawan.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook