Lampung Tengah Menuju Pemerintahan Berbasis IT (Advertorial)

Nyokabar | Jumat, 19 Januari 2018 | Dibaca: 187 | Lampung Tengah

Nyokabar Lampung Tengah.  Guna menciptakan layanan prima, serta mendorong terselenggaranya pemerintahan yang transparan berbasis elektronik, Pemkab Lampung Tengah terus mengupayakan pemerintahan berbasis elektronik-government (E- Government).

 

Hal ini diungkapkan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa saat meresemikan command centre Polres Lampung Tengah, Kamis, 18 Januari 2018. Dikatakan Mustafa, beberapa layanan berbasis online tengah disiapkan di sejumlah SKPD Lampung Tengah.

 

Mulai dari sistem informasi manajemen (SIM ASN) online di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM). Lalu E-planning yang mulai diterapkan di Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), E-Paymen dan E-Budgeting di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Anggaran Daerah (DPPKAD).

 

“Pelan tapi pasti, penerapan elektronik dilakukan dalam proses semua pelayanan. Pemkab Lampung Tengah saat ini tengah mengembangkan program Sistem Informasi Kampung (SiKAM) Smart Netizen untuk membantu dan mempermudah pemerintah desa di kabupaten Lampung Tengah dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang cepat, tepat dan akurat,” jelasnya.

 

Tak hanya itu, Pemkab juga membuat terobosan konsultasi hukum online dengan menerbitkan KUMLINE atau hukum online. Layananan ini memudahkan masyarakat Lamteng yang memiliki permasalahan hukum atau sekedar ingin bertanya atau mengetahui tentang hukum, mereka dapat berkonsultasi secara online.

 

 “Saat ini penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik sudah menjadi keharusan. Suka atau tidak suka, kita harus mulai melangkah untuk pemerintahan yang berbasis e-government. Ini mulai kita siapkan, baik dari sisi perangkat lunak maupun sumber daya manusianya,” ungkapnya.

 

Mustafa menambahkan, melalui pengembangan pemerintahan berbasis elektronik diharapkan dapat meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik di Lampung Tengah. “Selain lebih mudah dan cepat, dengan e- government kami ingin memutuskan rantai birokrasi pelayanan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Selain itu diharapkan menghapus pungli. Saya minta aparatur mempersiapkan diri, jangan sampai tidak siap. Perangkat ada, SDM juga harus ada,” tegas Mustafa.

 

Fasilitasi Pembangunan Command Centre Polres Lamteng

 

Sinergitas dengan kepolisian dalam menciptakan keamanan terus dilakukan pemerintah kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah. Untuk memudahkan pelayanan dan pengaduan, Pemkab Lamteng memfasilitasi pembangunan Command Centre di Polres Lamteng.

 

Gedung command centre yang diberi nama Wira Satya ini diresmikan langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Drs. Suntana, MSI. Yang didampingi Kapolres Lampung Tengah AKBP Purwanto Pujji Sutan.

 

Command centre dilengkapi dengan 32 CCTV yang tersebar di sejumlah titik, termasuk di jalur lintas tengah dan timur. Command centre linknya juga terhubung dengan Polda Lampung, Orari masyarakat, Orari kepolisian dan instansi terkait seperti kejaksaan dan pengadilan.

 

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Suntana mengatakan, terobosan yang dilakukan oleh jajaran Polres dan Pemkab Lamteng ini patut di apresiasi. Dia berharap langkah tersebut bisa ditiru kabupaten/kota lainnya.

 

“Sinergitas Pemkab Lamteng dengan Polres begitu baik. Saya harap ini dilakukan kabupaten/kota lainnya di Lamoung. Pembangunan command center ini bisa diberikan apresiasi yang cukup bagus. Dan diharapkan bisa memberikan keamanan untuk masyarakat Lamteng,” ungkapnya.(Advertorial))

Komentar via Facebook