Pemkab Tuba Gelar Apel Kendaraan Dinas

Nyokabar | Selasa, 16 Januari 2018 | Dibaca: 279 | Tulang Bawang

Nyokabar Tulang Bawang. Apel Kendaraan Dinas  ini digelar di Lapangan Upacara Kantor Pemerintah Daerah setempat, Senin (15/01), dengan dipimpin oleh sekretaris daerah Tulang Bawang yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menggelar apel kendaraan dinas dalam rangka mewujudkan penggunaan kendaraan dinas yang tertib, efisien dan bertanggung jawab menuju perubahan bergerak melayani warga.

Sekretaris Daerah Tulang Bawang Sobri dalam sambutannya mengatakan untuk meningkatkan kinerja para aparatur Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang diberikan fasilitas kendaraan dinas roda 4 (empat) kepada para pejabat baik eselon II maupun Eselon III. Tentunya bagi para pejabat eselon II dan III yang mendapatkan fasilitas tersebut, diharapkan dapat menggunakan kendaraan dinas roda 4 (empat) tersebut sesuai dengan fungsi dan kegunaan kedinasan dengan memperhatikan etika pemakaian yang benar.

“Saya berharap kepada seluruh pejabat eselon II dan III yang mendapat fasilitas kendaraan Dinas roda 4 (Empat) tersebut agar senantiasa merawat kendaraan dinasnya masing-masing secara berkala serta gunakanlah biaya perawatan dengan penuh rasa tanggung jawab,” jelasnya.

Sekda lebih jauh mengatakan bahwa, yang perlu ditekankan bahwa selain dari fasilitas kendaraan yang diberikan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang juga telah menganggarkan biaya perawatan dan pemeliharaan kendaraan dinas pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada tiap tahunnya, oleh karenanya untuk diperhatikan.

Hal ini seharusnya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknnya dalam merawat ataupun memelihara kendaraan dinas yang berada pada masing-masing SKPD, sehingga kendaraan tersebut dapat terawat dan berfungsi sebagaimana mestinya.

“Namun pada kenyataannya masih terdapat kendaraan yang dalam kondisi rusak berat bahkan menunggak pajak, oleh karena itu saya minta kepada seluruh SKPD agar dapat lebih memperhatikan dalam perawatan kendaraan dinas yang dipergunakan, dan dalam pendistribusian kendaraan dinas pun harus tepat sasaran yang artinya, kendaraan tersebut harus sesuai dengan tugas dan fungsi. Hal ini karena Kendaraan dinas diperoleh dari APBD yang bersumber dari rakyat sehingga harus dipertanggung jawabkan dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Diharapkan lanjutnya, tidak ada lagi SKPD yang banyak memiliki kendaraan dinas bahkan dikuasai oleh perorangan. Sementara masih terdapat SKPD yang kekurangan kendaraan dinas, padahal SKPD tersebut sangat memerlukan sekali Kendaraan Dinas dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsinya.

“Untuk itu, saya menghimbau kepada pihak BPKAD (bagian Aset) untuk menata pendistribusian Kendaraan Dinas secara adil dan merata, sehingga ke depan saya tidak ingin ada Dina atau Badan yang pada saat tugas lapangan menumpang-numpang Kendaraan Dinas lain,” harap sobri.

Masih kata Sekretaris Daerah, jika dilihat dari data yang diberikan oleh BPKAD (bagian aset) bahwa kendaraan dinas roda 4 (empat) dilingkup Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sebanyak 253 unit, yang terdiri dari kendaraan eselon II sebanyak 42 unit, lalu kendaraan eselon III 141 unit, kendaraan Operasional lain 70 unit, dan dari 253 unit kendaraan dinas tersebut, 20 unit dalam kondisi rusak.

“Oleh karenanya, saya menghimbau kepada BPKAD (bagian aset) yang berkepentingan menangani masalah Kendaraan Dinas untuk menata ulang dan merevisi, baik kelengkapan kendaraan maupun jumlah unit pada masing-masing SKPD, dengan melihat kebutuhan SKPD sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tandasnya.

Komentar via Facebook