Bupati Agus Istiqlal Tinjau Plaza Labuhan Jukung, Tahap Perawatan Rekanan

Nyokabar | Selasa, 09 Januari 2018 | Dibaca: 22 | Pesisir Barat

Nyokabar.com, Pesisir Barat - Usai menghadiri dan memberikan arahan kepada ribuan tenaga kontrak daerah di gedung serba guna Labuhan Jukung Krui, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal meninjau plaza Labuhan Jukung yang masih dalam tahap perawatan rekanan.

Dikesempatan tersebut orang nomor satu di Negerinya Sai Batin dan Para Ulama itu menanyakan terkait fungsi Plaza Labuhan Jukung nantinya,serta berharap agar dinas terkait memaksimalkan penggunaan plaza.

“Fungsi plaza Labuhan Jukung harus dimaksimalkan bagi para pengunjung untu menikmati keindahan pantai dan laut Pesisir Barat. Semua aset Pemkab Pesisir Barat yang ada di kawasan wisata Labuhan Jukung selalu dijaga untuk menghindari pengrusakan dan corat coret oleh orang yang tidak bertanggungjawab,jangan sampai kawasan wisata Labuhan Jukung tidak terurus apalagi sejak awal 2018 pengunjung sudah dikenakan biaya masuk ke Labuhan Jukung.Artinya pengunjung harus disuguhi keindahan dan kebersihan,”tutur Bupati.

Hal senada juga disampikan Erlina,Wakil Bupati Pesisir Barat, ia menghimbau dinas pariwisata setempat membuat tulisan larangan melakukan corat -coret Di dinding bangunan yang ada di Labuhan Jukung.
Terkait penataan pantainya Pemkab sudah menyiapkan personil dari dinas terkait.

“Pengunjung kawasan wisata pantai Labuhan Jukung tidak boleh membuang sampah sembarangan.Bagi yang melanggar tentunya ada sanksi moral, “ucap Erlina.

Masih ditempat yang sama Bupati mengingatkan kepada para anak remaja untuk tidak mengkonsumsi obat batuk cair jenis Komik secara berlebihan hal itu dapat membahayakan sang pengkonsumsi.

“Pemkab meminta agar remaja di Pesisir Barat tidak menggunakan komik secara berlebihan. Saat ini sepertinya sudah menjadi tren para remaja menggunakan komik cair secara berlebihan untuk mabuk-mabukan.Oleh sebab itu kami menghimbau dinas terkait intens melakukan kontrol kepada remaja khususnya di kawasan pantai Labuhan Jukung, agar tidak dijadikan tempat mengkonsumsi komik,”terang Bupati.*

Komentar via Facebook