Ibu-ibu di Waykanan Diajak Geluti Ekonomi Kreatif

Nyokabar | Jumat, 15 Desember 2017 | Dibaca: 310 | Way Kanan

Nyokabar.com, Way Kanan - Ketua Dekranasda Kabupaten Waykanan Dessy Afriyanti Adipati mengajak ibu-ibu untuk aktif mengembangkan potensi ekonomi kreatif di wilayah setempat. Industri kreatif diyakini dapat menciptakan iklim bisnis yang positif dalam konteks bagi masyarakat yang ingin mengubah dan meningkatkan daya hidup.

Ekonomi kreatif, kata Dessy, merupakan era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dari sumber daya manusianya sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonomi kreatif. Industri kreatif juga dapat membangun citra dan identitas bangsa berbasis pada sumber daya yang terbaru.

“Dengan penuh dedikasi yang tinggi mengikuti kegiatan hari ini, hal tersebut menunjukkan komitmen kita bersama untuk membina dan mengembangkan industri kreatif khususnya di Kecamatan Baradatu ini,” ujarnya, Rabu (13/12).

Industri kreatif didefinisikan sebagai industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan memberdayakan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.

“Oleh sebab itu, untuk menciptakan inovasi dan kreativitas yang berbasis kearifan lokal merupakan keunggulan kompotitif suatu bangsa. Salah satu aspek terpenting dalam pengembangan ekonomi kreatif adalah penciptaan wirausahawan kreatif. Karena para wirausahawan inilah yang akan berperan penting dalam pengembangannya,” lanjutnya

Kedepan, ekonomi kreatif secara umum dan industri kreatif khususnya diyakini akan menjadi primadona. Ada tiga alasan yang mendasari keyakinan tersebut, yaitu hemat energi karena lebih berbasis pada kreativitas, lebih sedikit menggunakan sumber daya alam, dan menjanjikan keuntungan lebih tinggi. Ketiga faktor di atas juga ditopang oleh ketersediaan sumber daya manusia yang belimpah.

“Sejalan dengan pemikiran tersebut saya menyambut baik upaya yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Waykanan bersama dengan Dekranasda dalam menumbuh kembangkan industri kecil menengah ini sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat kita untuk dapat hidup lebih sejahtera,” tuturnya.

Dessy menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif jangan pernah meninggalkan kearifan lokal sebagai identitas dari kreasi yang diciptakan. Konsep ekonomi kreatif haruslah berorientasi pada kreativitas budaya serta warisan budaya Waykanan yang tak kalah indahnya dengan warisan budaya daerah lain.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada segenap jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta segenap Pengurus atas dedikasi yang telah ditunjukkan dalam mengemban tugas, kiranya kegiatan hari ini dapat meningkatkan semangat kerja, pengabdian, serta darma bakti kita,” terangnya.*

Komentar via Facebook