Warga Tulangbawang Barat Heboh Penemuan Mayat di Dalam Sumur

Nyokabar | Selasa, 12 Desember 2017 | Dibaca: 372 | Tulang Bawang Barat

Nyokabar.com, Tulangbawang Barat - Penemuan mayat di dalam sumur tua di area ladang warga Mekar Asri diduga korban pembegalan dengan nama Danu Prayoga, siswa SMPN. Karena saat meninggalkan rumah, korban berpamitan akan belajar kelompok dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat, dan saat korban ditemukan motor tersebut sudah tidak ada lagi.

“Kondisinya saat ditemukan telah membusuk di dalam sumur di milik warga Mekar Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, bahkan wajahnya sudah sulit dikenali,” ujar salah satu warga, Senin(11/12/2017).

Mayat yang diduga bernama Danu Prayoga tersebut ditemukan pertama kali oleh RN sekitar pukul 13.06 WIB, saat dirinya bersama temannya hendak mencari burung.

Sementara Kapolsek Tulangbawang Tengah, Kompol Leksan A Riyanto, saat dikonfirmasi awak media membenarkan telah ditemukan mayat di dalam sumur tua di wilayah hukum Polsek Tulangbawang Tengah.

“Benar telah ditemukan mayat oleh warga yang hendak mencari burung, mereka mencium bau busuk dari dalam sumur, setelah dilihat ternyata terdapat sosok tubuh manusia tertelungkup di dalamnya,” ujarnya.

Mendapatkan informasi penemuan mayat tersebut, Kapolsek beserta anggota langsung menuju lokasi. “Saat kami angkat kondisinya sangat mengenaskan, segera kami bawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum, kita tunggu hasilnya nanti,” ujar Kapolsek.

“Kita belum dapat memastikan penyebab kematiannya, mohon sabar menunggu hasil pemeriksaan forensik oleh pihak rumah sakit,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua LPA Tubaba Elia Sunarto, sangat menyayangkan dan mengutuk keras tindakan yang telah dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Saya sangat mengutuk keras tindakan menghilangkan nyawa orang lain dengan cara sangat sadis, jika memang ini korban pembegalan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian dirinya meminta kepada semua pihak untuk melindungi anak-anak dari kejahatan.

“Kepada rekan-rekan untuk menjaga perasaan keluarga korban dan sebagai empati kita pada kejadian dimohon dengan sangat untuk menghindari komen-komen yang hanya menyakiti keluarga dan jangan lagi upload foto-foto korban terutama berkenaan saat penemuan korban,” ujar Elia.*

Komentar via Facebook