Tagih Pembayaran Uang PHO, K2LUB Gelar Aksi 1112

User 7 | Senin, 11 Desember 2017 | Dibaca: 325 | Lampung Utara

Tagih Pembayaran Uang PHO, K2LUB Gelar Aksi 1112

Ket. Foto. Rekanan tang tergabung dalam K2LUB saat berada di pintu gerbang kantor DPRD Kabupaten Lampura.

Nyokabar Lampung Utara – Rekanan yang tergabung dalam Koalisi Kontraktor Lampung Utara Bersatu (K2 LUB) menggelar aksi untuk menagih uang Provisional Hand Over (PHO) yang sampai saat ini belum juga diselesaikan oleh Perintah Kabupaten Lampura. Senin (11/12).

Aksi yang disebut 1112 ini, merupakan aksi susulan para kontraktor untuk mempertanyakan hak mereka. Sambil berorasi, ratusan kontraktor melakukan long mars dimulai dari depan Ramayana menuju Pemkab Lampura dan menuju Kejaksaan Negeri Kotabumi dan Polres Lampura serta para peserta aksi menduduki kantor DPRD Lampung Utara.

Mirza salah satu peserta aksi, dalam orasinya, menuntut kepada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Utara agar segera hak mereka selaku Penyedia Jasa/Kontraktor yaitu hak pembayaran termin atas selesainya pelaksanaan pekerjaan proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kabupaten setempat.

Saat tiba di kantor DPRD Lampura, para kontraktor sempat bersitegang saat hendak masuk kantor DPRD, ketegangan tersebut tidak berlangsung lama, pasalnya seorang anggota DPRD mengizinkan mereka (Kontraktor.red) masuk.

Ketua Kontraktor Bersatu Lampung Utara (K2LUB), Erfan Zen, mengatakan bahwa pihaknya tetap bersikeras untuk menolak jika Pemerintah Kabupaten Lampura membayar pekerjaan mereka pada tahun anggaran 2018 mendatang.

” Jangankan 50 persen dari yang dikatakan, 30 persen saja uangnya tidak ada, kami minta hak kami, Bayar uang kami,” katanya.

Erfan Zen menegaskan, K2LB memberikan tenggat waktu hingga tanggal 28 Desember  2017. Jika Pemkab Lampura masih belum melakukan pembayaran uang tersebut maka pihaknya akan menggelar aksi yang lebih besar lagi.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook