Separuh APBD Untuk Kampung, Sambil Ronda Mustafa Minta Masyarakat Ikut Membangun

Nyokabar | Sabtu, 02 Desember 2017 | Dibaca: 35 | Lampung Tengah

Nyokabar Lampung Tengah.  Membangun kabupaten terluas di Lampung, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa menggunakan konsep gerakan masyarakat. Dalam konsep ini masyarakat dilibatkan untuk turut membangun daerah, karenanya upaya pembinaan terhadap masyarakat terus dilakukan oleh bupati ronda ini. 

Seperti ronda yang berlangsung di Kampung Sendang Ayu Kecamatan Padangratu, Mustafa melakukan pembinaan kepada masyarakat yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari petani, Linmas, RT, peternak dan unsur lainnya. Acara juga dihadiri ratusan mahasiswa Polinela Lampung yang sedang menjalani KKN di kampung tersebut.

Pada kesempatan itu masyarakat diajak untuk bersama-sama membangun Lampung Tengah menjadi lebih baik. “Sebagai kabupaten terluas, tentunya tidak mudah membangun Lampung tengah. Dibutuhkan peranan masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah. Karenanya separuh APBD saya alokasikan untuk membangun kampung, dimana pelaksanaan pembangunannya melibatkan masyarakat,” ujar Mustafa.

Lebih jauh ia memaparkan, keterlibatan masyarakat mencakup beberapa aspek strategis mulai dari keamanan lewat ronda, pembangunan jalan kampung, gotong royong dan pembangunan infrastuktur publik di kampung-kampung.

“Semua pembangunan ini melibatkan masyarakat. Saya gerakkan warga untuk ikut berperan. Saya tanamkan bahwa ini menjadi tanggung jawab kita semua. Jangan berpangku tangan, masyarakat harus ikut bergerak. Inilah yang mendasari proram ‘Lampung Tengah Bergerak’” imbuhnya.

Tingginya keterlibatan warga juga ditunjukan bupati ronda ini melakukan serap aspirasi di tiap-tiap kesempatan, khususnya ronda. Menurutnya ronda di Lampung Tengah tidak hanya berbicara keamanan, tetapi juga menjadi sarana serap aspirasi ke masyarakat. Pihaknya membuka kesempatan luas bagi masyarakat yang ingin menyampaikan secara langsung apa yang menjadi harapan warga.

“Dalam serap aspirasi tidak ada sekat lagi antara pemimpin dan masyarakat. Warga bisa menyampaikan langsung apa yang menjadi masukan dan harapan masyarakat. Ronda tidak hanya berbicara keamanan, tetapi menjadi cara saya untuk melihat rakyat dan mendengarkan mereka,” tandasnya, Sabtu, 1 Desember 2017.

Dengan berbagai program yang telah dijalankan, Mustafa meminta masyarakat bisa bersinergi dengan pemerintah. “Saya harap masyarakat bisa lebih pro aktif lagi. Harus ada marwah untuk mewujudkan Lampung Tengah yang lebih maju, unggul dan berdaya saing,” tegas Mustafa.

Acara bina desa dilanjutkan dengan berkeliling ronda di kampung Sendang Ayu. Mustafa mengendarai sepeda motor, menyisir dan menyapa warga yang bertugas ronda. Pada kesempatan itu ia berpersan agar warga bisa konsisten menjalankan ronda. 

Sementara itu, Kepala Kampung Sendang Ayu Edi Sukari menyampaikan apresiasinya atas kesempatan bina desa dan serap aspirasi yang dilakukan Bupati Mustafa. Dia berharap lewat pembinaan ini, warga semakin termotivasi untuk lebih semangat membangun.

“Alhamdulillah beliau (bupati) mau turun langsung membina warga dan melakukan serap aspirasi. Ini adalah kesempatan warga untuk menyampaikan permasalahan ditiap kampung. Tentunya untuk menyukseskan program Pak bupati, kami juga siap suport segala program yang dicanangkan,” tandasnya.(*)

Komentar via Facebook