Rumah Warga Terendam Lumpur Proyek JTTS

Nyokabar | Selasa, 21 November 2017 | Dibaca: 172 | Lampung Selatan

Nyokabar.com, Kalianda - Selama Tiga hari rumah warga terendam lumpur proyek jalan tol. Ada enam rumah yang menjadi korban. Sebanyak enam rumah warga di dusun PKS Desa Penengahan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan sempat terendam  banjir dan lumpur selama 3 hari terakhir.

Ini terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi di sebagian besar wilayah Lampung Selatan pada akhir pekan ini.

Menurut Sekretaris Desa Penengahan Firdaus, kejadian tersebut sudah terjadi sejak Kamis 16 November 2017 malam lalu, Di mana hujan deras selalu mengguyur dusun PKS. Lumpur proyek jalan tol yang terbawa banjir

Akibatnya hujan, kata dia, air berlumpur dari siring di pembanguna Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah warga meluap membanjiri 6 rumah warga yang ada di sekitarnya.

“Terparah rumah milik bu Asmawati, tidak hanya air yang masuk rumah. Tetapi juga lumpur dari tanah tol yang terbawa air,” ujar Firdaus, Senin,20 November 2017.

Menurut Firdaus, saat hujan ketinggian air yang merendam rumah warga bisa mencapai 1 meter.

Banjir ini membawa material lumpur dari lokasi pembangunan JTTS yang konstruksinya lebih tinggi dari rumah warga.

Ia menambahkan, pada jalur tersebut terdapat aliran sungai kecil yang terpotong oleh pembangunan tol.

Aliran sungai kecil ini dialihkan melalui jaluran siring/drainase dengan lebar sekitar 1,2 meter dan tinggi sekitar 2 meter.

“Luapan air yang merendam 6 rumah warga dari siring tersebut. Karena saat hujan matrial dari tol longsor terbawa air ke drainase dan mengendap, meluap hingga membanjiri rumah warga,” tandas Firdaus.*

Komentar via Facebook