Pengembang Pasar Simpang Pematang Laporkan Pedagang Bermasalah

Nyokabar | Selasa, 14 November 2017 | Dibaca: 105 | Mesuji

Nyokabar Mesuji.  Pengembang Pasar Simpang Pematang, PT Citra Kurnia Wawai (CKW), melaporkan 115 pedagang yang membeli ruko atau toko di pasar tersebut ke Polda Lampung. Pimpinan PT CKW, Ir Fauziah, lewat telepon mengatakan jika mereka dilaporkan karena dianggap menjual bangunan yang belum dilunasi ke pihak pengembang.

"Sebelumnya kami laporkan ke Polres Mesuji, namun tidak ada tanggapan, akhirnya kami langsung laporkan ke Polda Lampung. Mereka harusnya menyelesaikan kewajibannya. Mereka belum melunasi cash tempo namun sudah menjual ruko atau bangunan," kata Fauziah, Senin 13 November 2017. Jika pedagang memiliki iktikad baik untuk membayar, lanjut Fauziah, pihaknya siap mencabut laporan.

"Perjanjiannya dulu, pedagang diizinkan untuk menempati serentak dengan menandatangani perjanjian pembayaran cash tempo, tanpa bunga, namun ada denda. Namun seiring berjalannya waktu, hanya beberapa yang melunasi kewajiban," terangnya.

Fauziah berharap pedagang mau melaksanakan tanggung jawabnya. Pihaknya pun siap bernegosiasi dengan pedagang.

Di sisi lain, Bupati Mesuji melalui surat imbauan telah mengajak pedagang untuk menyelesaikan pembayaran ruko atau bangunan pasar serta  menertibkan bangunan pasar. Surat imbauan itu bernomor No : 510/2931/IV.09/MSJ/X/2017 tentang pelunasan pembelian bangunan Pasar Simpang Pematang, dan  No : 510/2936/IV.09/MSJ/X/2017 tentang penertiban bangunan dan pedagang Pasar Simpang Pematang dengan batas waktu hingga akhir November 2017.

Komentar via Facebook