Didorong Mustafa 63 Persen Wisudawan AKN Lampung Tengah terserap tenaga kerja

Nyokabar | Senin, 13 November 2017 | Dibaca: 119 | Lampung Tengah

Nyokabar Lampung Tengah.  Upaya meningkatkan kulaitas pendidikan terus dilakukan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa. Tahun ini Pemkab Lampung Tengah menggelontorkan Rp 2,5 miliar untuk rehabilitasi kampus Akademi Komunitas Negeri  (AKN) Lampung Tengah.

 

Hal ini diungkapkan Bupati Mustafa dalam acara wisuda angkatan V program studi di luar domisili (PDD) Polinela Lampung Kabupaten Lamteng tahun akademik 2016/2017 di Gedung Sesat Nuwo Balak, Senin, 13 November 2017.

“Tak hanya memberikan beasiswa kepada mahasiswa, perbaikan infrastruktur juga kami lakukan. Tahun ini kami menganggarkan Rp 2,5 miliar untuk rehab AKN. Insya Allah akhir tahun ini selesai, mudah-mudahan semakin meningkatkan kualitas kenyamanan belajar mahasiswa dan fasilitas kampus lebih represetatif,” ungkapnya.

Dia menambahkan, didirikannya AKN Lampung Tengah dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap metode pendidikan saat ini yang belum mampu menyiapkan lulusan yang siap pakai dan siap kerja. Karenanya meski berbekal ijasah S1, S2 maupun S3, masih banyak mahasiswa yang tidak tahu harus kemana.

Menurut Mustafa, pola pendidikan yang lebih banyak mengedepankan materi harus diubah dengan fokus pada praktikum. “Saya menginginkan pendidikan yang lebih banyak praktiknya ketimbang teori. Karena itulah didirikan AKN, yang alhamdulillah disetujui oleh pemerintah pusat dan berjalan sampai saat ini dibawah binaan Polinela Lampung,” ujar Mustafa.

Meski hanya menghasilkan lulusan D1 dan D2, namun dikatakan bupati ronda ini, lulusan AKN adalah mahasiswa-mahasiswa yang memiliki keterampilan atau skill yang bisa menjadi bekal mereka setelah lulus. Karenanya ia menegaskan kepada mahasiswa AKN untuk tidak minder dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

“Sekitar 63 persen alumni AKN terserap di dunia kerja. Karenanya saya wanti-wanti agar mahasiswa tidak minder. Meski kita hanya D1 atau D2, meski kita anak daerah, tapi kita punya potensi luar biasa yang bisa diterima masyarakat ataupun dunia kerja. Tunjukan kita juga bisa bersaing dengan siapapun. Kita majukan Lamteng lebih baik lagi,” tegas dia. 

Mustafa juga menyatakan komitmennya untuk mengantarkan Lampung Tengah lebih maju dengan kualitas SDM yang mumpuni. Menurutnya dibutuhkan generasi handal yang untuk bisa mengelola potensi SDA yang ada di Lampung Tengah.

Lamteng merupakan daerah paling luas di Lampung. Potensi Lamteng terdiri dari sektor pertanian, industri, dan perkebunan. Jika potensi ini mampu dikelola dengan baik, saya percaya Lamteng menjadi kabupaten maju di Indonesia, ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PDD Politeknik di Lampung Tengah Eko Sudarpriyanto, S.Pd. M.Pd menerangkan ada 77 mahasiswa yang diwisuda, mereka terdiri dari 21 mahasiswa manajemen informatika (MI D1), 10 mahasiswa jurusan multimedia (D1) dan 46 mahasiswa teknik komputer jaringan (D2).

Berdiri sejak tahun 2013, jumlah total lulusan PDD Politeknik di Lampung Tengah mencapai 370 mahasiswa, 63 persennya telah terserap tenaga kerja. PDD Politeknik di Lampung Tengah merupakan satu dari 7 perguruan tinggi yang menjadi binaan Politeknik Lampung.

“Resmi lulus dari sini, mahasiswa diharapkan bisa terus meningkatkan kompetensinya. Tak hanya mengandalkan ijasah, mahasiswa harus memiliki kompetensi yang mumpuni. Terlebih di tengah tingginya persaingan dunia kerja saat ini, tentunya hal ini harus diantisipasi dengan bekal kemampuan dan kompetensi yang kita miliki, paparnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Lamteng Djunaidi, Direktur Polinela Lampung Ir. Joko SS. Hartono, Plt. Kadis Pendidikan Rosidi dan jajaran Forkopimda lainnya.()

Komentar via Facebook