Gubernur Lampung Terus Tingkatkan Bidang Pariwisata

Nyokabar | Minggu, 12 November 2017 | Dibaca: 110 | Lampung Timur

Nyokabar.com, Lampung Timur - Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo terus konsen dalam meningkatkan keunggulan dibidang pariwisata dengan tetap menjaga kelestarian alamnya, salah satunya di taman nasional way kambas.

Konsep pariwisata yang penting adalah bagaimana menjaga alam tetap lestari. Dalam mempromosikan pariwisata berbasis alam, menjaga kelestarian alamnya merupakan suatu hal yang penting.

Oleh karena itu, saya ingin kita bersama memahami batasan alam dalam mendukung pariwisata alam guna menghindari potensi kerusakan alam.

“Untuk itu, Pemprov Lampung bekerjasama dengan universitas negeri dan pihak terkait untuk membuat dan menentukan batas alam tersebut,” Kata Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo saat pers konferensi dalam acara Festival Way Kambas XVII di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), sabtu (11/11/2017).

Saat menuju lokasi acara, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menunggangi gajah dalam acara parade gajah, dan disertai dengan pawai budaya yang diikuti peserta dari SMP, SMA, dan Sanggar budaya dari 24 kecamatan di Lampung Timur. Kehadiran Gubernur Ridho ini, disambut oleh ribuan masyarakat Lampung, dan wisatawan mancanegara seperti india, kenya, vietnam, malaysia dan kamboja.

Dalam sambutan pada saat membuka acara festival way kambas, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menjelaskan acara Festival Way Kambas, merupakan kegiatan tahunan sebagai ajang promosi pariwisata sekaligus wadah pelestarian yang bertujuan untuk mengkampanyekan pelestarian satwa-satwa endemik Sumatra yang terancam punah seperti gajah sumatera, harimau sumatera, badak sumatera, beruang madu dan tapir.

“Ini merupakan salah satu ikon pariwisata Lampung yang harus dijaga, dilestarikan dan dijadikan kebanggaan bersama. Semoga ini mampu menjadi kegiatan yang lebih besar dan meriah,” kata Gubernur Ridho.

Taman Nasional Way Kambas (TNWK), kata Gubernur Ridho, merupakan salah satu konservasi tertua di Indonesia. TNWK ini sangat erat kaitannya dengan gajah, karena menjadi tempat perlindungan dan tempat latihan bagi para gajah, bahkan TNWK memiliki Pusat Konservasi Gajah (PKG) dan Rumah Sakit Gajah (RSG) satu-satunya di Indonesia.

“Selain itu, di TNWK menjadi konservasi badak dan keanekaragaman hayati, bahkan TNWK masuk menjadi ASEAN Heritage Park.

Dalam mendukung TNWK, Pemeritah Provinsi Lampung terus berupaya dalam meningkatkan akses jalan menuju TNWK menjadi lebih baik.

“Kedepan akses menuju ke TNWK akan semakin mudah dengan beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera dan meningkatnya status Bandara Radin Inten II menjadi Bandara Internasional.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen dan berusaha untuk menjaga dan melestarikannya. Sumberdaya alam, hutan dan lingkungan menjadi perhatian dan fokus yang disandingkan secara bersama dalam upaya pengembangan pariwisata alam, sehingga pariwisata TNWK menjadi salah satu unggulan pariwisata di Provinsi Lampung.

“Kita memiliki festival krakatau, namun kegiatan tersebut harus didukung dengan kegiatan lain, yakni kegiatan festival way kambas. Kedua potensi ini akan kita kembangkan dan menjadi festival unggulan nasional yang ada di Lampung. Oleh karenanya, perlu dukungan masyarakat dalam menjaga dan membantu mengembangkan TNWK dalam rangka pengembangan pariwisata TNWK,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur Ridho, menjelaskan bahwa Thailand dan Lampung memiliki kemiripan, yakni dibasis sektor pertaniannya, dan sektor pariwisata yakni gajah. “dengan kerja keras bersama, saya gakin kedepannya Lampung mampu menyaingi Thailand. Lampung juga didukung dengan pantai, taman nasional, dan hasil pertanian. Kedepannya, saya yakin Lampung akan dikenal dunia untuk pertanian dan pariwisatanya,” yakin ridho.

Kita juga telah MoU dengan bali dalam rangka peningkatan pariwisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “kita hanya perlu mempersiapkan diri untuk menangkap segala peluang yang ada,” ujarnya.

Selaku tokoh nasional, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar meyakini festival way kambas mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Timur, terutama bagi masyarakat Lampung.

“Kegiatan ini bukan hanya mendongkrak kreatifitas, komitmen dan dedikasi, tetapi juga pasti mendongkrak perekonomian Lampung timur, khususnya Provinsi Lampung. Saya yakin taman nasional way kambas akan menjadi kunjungan yang luar biasa bagi Indonesia,” kata muhaimin.

Festival ini akan membuktikan kepada dunia, ujar muhaimin, apalagi dengan kemajuan pengetahuan teknologi, terutama teknologi informasi. “dengan kemajuan teknologi informasi diharapkan kreatifitas dan inovasi di Lampung timur, dapat diperlihatkan ke dunia. Saya berharap akan lahir generasi muda yang inovatif, kreatif dan produktif bagi kemajuan bangsa dan negara,”harapnya.

Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim menjelaskan festival way kambas telah dilaksanakan yang ke-17. “festival ditahun 2016 merupakan festival paling ramai, dan insyaallah ditahun ini akan menjadi festival yang lebih ramai lagi,”ujar chusnunia.

Hal ini menunjukkan bahwa salah satu program prioritas Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo yakni dibidang pariwisata akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Lampung, terutama Lampung timur.

“Ini merupakan bidang yang menjanjikan untuk meningkatkan daya ungkit masyarakat. Seluruh jajaran pemerintahan Lampung timur mendukung bidang prioritas pariwisata ini, saya yakin melalui bidang pariwisata, maka secara perlahan akan mampu meningkatkan dibidang lainnya.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, kata Chusnunia, telah memberikan bantuan dan dukungan untuk terus meningkatkan pembangunan Lampung timur.

“Terimakasih kepada segenap pihak yang turut mendukung dalam membangun Lampung Timur, khususnya Gubernur Lampung. Bantu kami untuk terus meningkatkan sumber daya alam dan meningkatkan sumber daya manusia untuk berkreasi lebih baik.*

Komentar via Facebook