Sumur Bor Bantuan Pemerintah Tubaba Rusak

Nyokabar | Minggu, 12 November 2017 | Dibaca: 167 | Tulang Bawang Barat

Nyokabar.com, Tulangbawang Barat - Sumur Bor yang berada tepatnya di Suku 008  RT 005 Suka maju, merupakan  salah satu Suku kantong bagian dari Tiyuh/desa Panaragan kecamatan Tulangbawang Tengah (Tbt) kabupaten Tulangbawang Barat ( Tubaba) Kini terkesan mubasir karena tak berfungsi.

Sumur Bor tersebut merupakan  Bantuan pemerintah kabupaten setempat melalui Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) tahun 2015. Jainuddin ( 46) warga setempat mengatakan bahwa kerusakan mesin sumur Bor tersebut sudah untuk yang kedua kalinya.

"Pada pertengahan tahun 2016 lalu mesin sumur bor tersebut rusak, akhirnya kami  masyarakat yang berada di seputar dekat berdirinya sumur tersebut sepakat memperbaikinya dengan cara swadaya (sum-suman)."jelasnya Jainuddin, Saptu 11/11.

Lanjutnya Jainuddin ,Naasnya pada tahun 2017 ,mesin sumur Bor tersebut rusak kembali yang di akibatkan oleh gangguan alam (rusak akibat getaran petir)

‌"Sekitar bulan April lalu , mesinnya rusak kembali akibat tersengat getaran petir,bahkan bukan hanya mesin sumur tersebut yang rusak ,rumah orang tua kami hampir terbakar akibat salah satu tiangnya tersambar petir dan Sebagian alat elektronik  warga sekitar kami rusak juga sejenis Tv,jam dinding,casger hp dan lain-lainnya."imbuhnya

Ia (Jainuddin) menambahkan bahwa di beberapa bulan lalu dirinya berserta warga sekitar telah mengajukan permohonan bantuan untuk perbaikan sumor Bor tersebut ke salah satu Perusahaan yang ada di Dusun tersebut yakni PT.Komering jaya perdana.

"Tepatnya sekitar bulan Mei lalu kami bersama warga sekitar, sepakat membuat proposal yang di ketahui oleh pamong setempat,baik ka.tiyuh maupun ka.suku kami dan telah kami ajukan melalui salah tenaga kerja perusahaan tersebut. Jarak beberapa bulan kami mempertanyakan sejauh mana pengajuan kami tersebut dan pada akhirnya pihak perusahaan meminta kami untuk mengantarkan mesin sumur yang rusak  beserta alat-alatnya, dengan alasan mereka (pihak perusahaan"red) mesin dan alat-alatnya mau di tunjukkan ke atasan perusahaan.

Namun hingga kini dari Perusahaan tidak memperbaikinya bahkan mesin beserta alat-alatnya yang telah kami serahkan,hilang entah kemana rimbanya."tegasnya Jainuddin. Marhadi (54) warga setempat sangat menyayangkan atas kerusakan mesin sumur tersebut mengingat sumur tersebut merupakan satu -satu sumur yang ada di seputaran wilayah tempat tinggalnya.

"Terkadang kami Sangat prihatin dan kasihan jikalau melihat warga harus mengungsi untuk mandi serta mengambil air untuk minum,baik di musim kemarau maupun penghujan."ujarnya

Masyarakat yang berada disekitar berdirinya sumur bor tersebut sangat berharap kepada pemerintahan bisa membantu memperbaiki sumur tersebut. "Baik dari Dinas maupun pemerintahan tiyuh/desa."harapan warga.*

Komentar via Facebook