Mesuji Seleksi Tenaga Pendidik Berprestasi

Nyokabar | Jumat, 10 November 2017 | Dibaca: 132 | Mesuji

Nyokabar.com, Mesuji - Untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik khususnya para guru sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mesuji, Kamis (9/11) kemarin menggelar seleksi di Aula SMPN Tanjungraya, Mesuji. Selain guru, seleksi juga dilakukan terhadap kepala sekolah, pengawas sekolah, laboran dan pustakawan berprestasi.

Seleksi ini dilakukan bagian dari penghargaan terhadap dedikasi dan prestasi yang dicapai guru, kepala sekolah, dan pengawas dalam melaksanakan tugas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Seleksi yang diikuti 21 peserta itu meliputi tes tertulis, wawancara, paper, fortofolio, pembuatan karya tulis dan sebagainya. Bertindak sebagai juri adalah dari Dinas Pendidikan, Pengawas Sekolah dan Kepala UPTD Pendidikan.

Kepala Disdikbud Kabupaten Mesuji, Syamsuedin didampingi bidang PMPTK, Fitria Sari mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan setiap tahunnya mengadakan seleksi secara nasional. Seleksi ini dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

“Hal ini sebagai sarana untuk memberikan motivasi guru dalam mengembangkan profsinya sebagai guru di sekolah, sekaligus mengukur dan memetakan sebagai guru didaerah atau nasional,” jelas Fitria.

Lebih lanjut dia menjelaskan, adapun seleksi ini dilaksanakan untuk dapat mewakili kabupaten mesuji ditingkat provinsi, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Nasional yang setiap tahunnya dilaksanakan. “Point yang akan di nilai dari angka kopetensi Akademik, profesional, managerial, kopetensi sosial, kopetensi kepribadian peserta,” jelasnya.

Disamping itu portfolio guru atau jejak rekam dari sejak menjabat jadi guru sampai sekarang, ada hal-hal yang membanggakan dan menjadi satu butir penilaian dan bukan hanya pikiran saja namun kemampuan dia mengajar termasuk prestari-preatasi dimasa lalu, hal itu menjadi salah satu komponen penilaian.

Kepala sekolah juga performance sekolah, tidak bisa menang hanya secara teori. Kepala sekolah yang hebat mampu membuat guru dan siswanya berprestasi dan mampu mengelola sekolah dengan baik. ”Dari 21 peserta, sembilan dari yang terbaik akan didampingi dan di seleksi terlebih dahulu sehingga ditentukan untuk juara satu, dua dan ketiga kemudian dibina untuk persiapan dan menghadapi even ke tingkat Provinsi,” ucapnya.*

Komentar via Facebook