Budi Utomo : Keterlambatan Pembayaran Sejumlah Dana Disebabkan Adanya Kendala Administrasi

User 7 | Kamis, 09 November 2017 | Dibaca: 342 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Terkait adanya pernyataan yang menyebutkan Lampung Utara yang saat mengalami defisit anggaran bahkan dikatakan “ Bangkrut “ Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Budi Utomo mengklarifikasi adanya pernyataan tersebut.

Budi Utomo mengatakan, bahwa keterlambatan pembayaran sejumlah dana lantaran adanya terkendala administrasi. Seperti dana sertifikasi yang terlambat dibayar lantaran SK Dirjen nya sendiri belum turun. Namun setelah SK Dirjen turun, pembayaran telah dapat dilakukan.

“Besok saya sudah sampaikan untuk diajukan lagi, sehingga dalam waktu dekat dana sertifikasi dimaksud telah seluruhnya dapat terbayar,” ujar Budi Utomo.

Begitupun soal Dana Desa (DD) yang dananya telah turun sekitar Rp.75 Miliar. Hanya saja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) yang masih terlambat dalam mengurus administrasinya. Namun demikian ia memastikan dalam minggu ini dana dimaksud sudah dapat dicairkan. Khusus untuk persoalan dengan rekanan yakni pembayaran uang muka dan PHO, pemkab Lampura masih menunggu dana dari provinsi dan pusat.

“Kita masih menunggu dana dari provinsi dan pusat, namun saya optimis pada Desember ini semua sudah dapat diselesaikan,” katanya

Penjelasan bupati dan kepala BPKAD tersebut terkait dengan ungkapan Hi.Zainal Abidin ketua DPC PDIP Lampura. Dimana mantan bupati Lampura ini  menilai, saat ini Lampura dalam kondisi “bangrkut”. Hal itu dilihat dari beberapa gejolak yang timbul, diantaranya belum terbayarnya hak rekanan yang berujung dilakukannya unjuk rasa, serta beberapa tunjangan yang juga belum dibayarkan.

" Saya menilai saat ini Kabupaten Lampung Utara sedang divisit anggaran alias “ Bangkrut “, ujar Zainal Abidin, saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan pelantikan pengurus ranting PDI-P se Lampura, di Gedung Islamic Center Kotabumi, Rabu (11/8).

Laporan Wartawan nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook