Prihatin Terhadap Keadaan Lampura Yang Dilanda “ Bangkrut “ Sejumlah Remaja Gelar Aksi Penggalangan Koin

User 7 | Kamis, 09 November 2017 | Dibaca: 217 | Lampung Utara

Nyokabar Lampung Utara – Sejumlah remaja yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lampung Utara (AMPLU) Lampura, menggelar aksi penggalangan koin, yang dipusatkan di Pasar Dekon dan Pasar Pagi Kotabumi Kabupaten setempat. Kamis (9/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggalangan dana yang dilakukan oleh sejumlah remaja tersebut dikarenakan mereka merasa prihatin terhadap keadaan Kabupaten Lampung Utara yang saat mengalami defisit anggaran bahkan Kabupaten tertua ini dinyatakan “ Bangkrut “.

Selain itu, aksi yang baru pertama kali dilakukan terkait Lampura mengalami defisit anggaran, untuk “ Menyindir “ terhadap pemerintah Kabupaten Lampung Utara yang dinilai mengalami “Bangkrut “, yang mana  beberapa hari terakhir ratusan kontraktor menggelar aksi untuk menagih hak mereka.

Selaian itu, AMPLU juga melihat beberapa persoalaan anggaran lainya, seperti belum dibayarnya honor guru ngaji, honor RT dan aparatur desa, honor tenaga honorer diseluruh satuan kerja, anggaran dana desa, beban kerja pegawai negeri sipil (PNS), uang pencairan para kontraktor, serta hak para insan pers, baik cetak, elektronik dan online.

Dalam melakukan aksinya, puluhan remaja tersebut, berkeliling dengan membawa kotak dan menyambangi para pemilik toko dan pedagang lainya, untuk meminta partisipasi agar dapat menyumbangkan koin sebagai bentuk rasa keprihatinan terhadap Kabupaten Lampung Utara.

“ Dengan memiliki rasa kepedulian para pedagang pun dengan sukarela memberikan uang receh mereka dan dimasukan ke dalam kotak yang dibawa oleh remaja AMPLU, Jika memang benar kondisinya seperti ini, kami sangat prihatin," kata Herman salah satu pedagang pakaian di pasar Dekon Kotabumi.

Sementara itu, Sandi Fernandi, selaku koordinator aksi mengatakan, langkah yang dilakukan dia dan rekan-rekanya itu merupakan bentuk solidaritas serta kepedulian sosial, terhadap situasi keuangan Pemkab Lampura yang mengalami keterpurukan.

"Karena kondisi keuangan Lampura saat ini yang defisit atau bangkrut, makanya kami lakukan penggalangan koin. Dan ini aksi spontanitas,"katanya.

Dia menjelaskan, dari hasil penggalangan koin itu pihaknya berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 252.300, dan uang tersebut akan diserahkan ke salah satu instansi pemerintah setempat.

"Semoga dengan dana yang kami kumpulkan ini, dapat bermanfaat,"pungkasnya

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook