Dikatakan Bangkrut, Agung : Lampung Utara Ini Banyak Uang

User 7 | Kamis, 09 November 2017 | Dibaca: 440 | Lampung Utara

Dikatakan Bangkrut, Agung : Lampung Utara Ini Banyak Uang

Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara saat diwawancarai terkait pernyataan yang mengatakan Lampung Utara bangkrut. Kamis (9/11).

Nyokabar Lampung Utara – Bupati Lampura H. Agung Ilmu Mangkunegara membantah atas pernyataan Drs. Zainal Abidin yang mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Lampung Utara dinilai “ Bangrut “.

Pernyataan itu dilontarkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Utara, Drs. Zainal Abidin, saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan pelantikan pengurus ranting PDI-P se Lampura, di Gedung Islamic Center Kotabumi, Rabu (11/8) kemarin

Agung menilai, bahwa pernyataan yang dilontarkan itu adalah tidak benar. Karena menurut Agung, Kabupaten Lampung Utara saat tidak bangkrut bahkan dirinya mengaku saat ini Lampura masih ada uang.

Agung menegaskan, bahwa jika ada yang mengatakan Lampung Utara in bangkrut, dirinya menilai hanya kurang memahami dan mengerti. Oleh sebab itu lanjut Agung yang mangatakan Lampura bangkrut harus lebih untuk belajar.

“ Pembangunan di Lampura saat ini sidah berjalan, selain itu dana sertifikasi guru sudah dibayarkan. Jadi dimana bangkrutnya.???  Jika keterlambatan itu meruapakn hal yang wajar, terlebih jika hutang itupun cukup wajar.  Negara Indonesia sekalipun dalam membangun diperoleh dengan hutang, apalagi Lampura. Mikirrrr.....," kata ketus Agung, Kamis (9/11).

Agung menjelaskan, apa yang dilakukan oleh para       kontraktor beberapa hari yang lalu, terkait tuntutan untuk pembayaran uang muka Pemkab Lampura sudah memberikan solusi, sehingga dana tersebut telah dicairkan.

Lebih lanjut, Agung mengaku bahwa untuk sementara dana pencairan PHO saat ini sedang dicarikan solusinya. Dirinya menegaskan bahwa dana kas daerah Lampura saat ini masih banyak, termasuk dana yang saat ini masih ditangan Provinsi Lampung dan dipusat.

" Oleh karena itu, jadi ada yang mengatakan Lampung Utara ini bangkrut, itu berarti kebangkrutan yang sama juga dialami oleg Pemerinath Provinsi Lampung dan pusat, “ katanya.

Masih kata Agung, kejadian seperti ini pernah terjadi, yang mana Lampura saat mengalami pailit, gaji para pegawai tidak terbayar, Apalagi ini hanya pekerjaaan.

Agung mengaku, bahwa dirinya telah menerima laporan dari pihak keuangan, yang menyampaikan jika ada sumber-sumber dana yang akan dibayarkan untuk pembayaran uang muka dan PHO.

Dikatakannya lagi, bahwa persoalan ini bukan hanya terjadi di Lampung Utara, oleh sebab itu dirinya menghimbau, jika tahun ini adalah tahun politik. Jika ada suatun persoalan jangan dikaitkan dengan politik.

Dirinya berharap, agar para pelaku politik jangan hanya mengkritik, tapi berikan solusi yang lebih baik. Ditegaskannya, jika memang merasa hebat dan mengetahui jalan keluarnya, kami mohon untuk diberitahu kepada kami yang sampai saat ini masih menjabat. Dirinya beranggapan, dengan cara seperti ini adalah cara yang manis. Daripada melakukan hujat-menghujat, dan caci maki di media sosial.

Agung mengajak kepada seluruh pelaku politik, untuk berikan pendidikan politik yang baik dan santun. Persoalan bersaing itu adalah hal yang wajar.

“ Saat ini waktunya untuk bekerja, dan masyarakat saat ini yang menilai, Jika ad aide atau gagasan silaghkan diutarakan gagasannya bukan sebaliknya, justru melakukan hujatan, Mari utarakan idenya bukan caciannya, utarakan bagaimana supaya Lampura lebih maju, bukan kesalahan-kesalahan yang dicari," tegasnya.

Apalagi lanjut Agung, saat ini masyarakat sudah mengetahui mana yang hanya bisa bicara dan menjelekan, menghujat dan mana yang bisa bekerja. Ingat, kejadian ini bukan hanya di Lampura tapi seluruh Indonesia mengalami hal serupa. Jadi pahami dulu statmen yang dikeluarkan, mengerti dulu apa yang diucapkan, barulah bicara dan jangan sembarangan bicara," ketusnya.

Diberitakan sebelumnya, belum terbayarnya dana pencairan PHO dan Uang Muka bagi para kontraktor serta beberapa tunjangan bagi para pegawai dilingkup Pemkab Lampung Utara, membuat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Perjuangan, Drs. H. Zainal Abidin, MM angkat bicara.  

Zainal Abidin mengatakan, bahwa apa yang dilakukan para kontraktor beberapa waktu lalu merupakan hal uang wajar. Karena Pemerintah Lampung Utara belum menyelesaikan hak para kontraktor.

“ Saya menilai saat ini Kabupaten Lampung Utara sedang divisit anggaran alias “ Bangkrut “, ujar Zainal Abidin, saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan pelantikan pengurus ranting PDI-P se Lampura, di Gedung Islamic Center Kotabumi, Rabu (11/8).

Apalagi lanjutnya, belum terbayarnya hak para kontraktor yang sampai saat ini masih belum dibayarkan yang membuat para kontraktor melakukan unjuk rasa untuk memintah apa yang sudah menjadi hak mereka. Zainal berharap, aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan kontraktor tersebut, jangan dikaitkan dengan politik.

“ Menurut saya murni menuntut hak,  jangan dikaitkan dengan politik, “ katanya.

Terkait pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang, yang mana dirinya turut serta dalam pertarungan dalam Pilbup Lampura 2018 mendatang, dirinya menjelaskan dalam mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Utara yang mengusung jargon “ Lampung Utara Bangkit”, Mantan bupati Lampung Utara ini menjelaskan bahwa Bangkit memiliki berbagai arti, Namun “ Bangkit “ bukan berarti bangkit dari keterpurukan. Zainal mencontohkan, dengan jargon Bangkit, bisa diartikan untuk membangkitkan rasa persaudaraan dan silaturahim.

“ Jika ada yang bersalaman dengan saya, sepeti RT, terus dia kena peca, nah maka bangkitkan rasa kebersamaan itu. Jangan berpfikir untuk kepentingan pribadi saja," tegasnya.

Dalam pelantikan 10 pengurus anak ranting PDI-P se - Lampura, Zainal Abidin, mengharapakan agar bersama-sama untuk mewujudkan cita-cita untuk membesarkan nama partai dan dapat membangun bangsa dan negeri ini untuk yang lebih baik lagi.

"Saya berharap kepada pengurus ranting yang baru saja di lantik dapat bekerja lebih maksimal lagi, " pungkasnya.

Laporan Wartawan Nyokabar.com : Diqin

Komentar via Facebook